Orang asli Papua dimata Indonesia hanyalah makhluk permainan bukan subyek pembangunan

0
326
Foto: Maiton Gurik

OPINI, – “ORANG asli Papua marah dan jengkel karena tidak lolos CPNS kemudian pergi mengamuk bakar kantor pemerintahan itu percuma; sangat percuma.

Situasi ini sudah didesain semaksimal mungkin oleh orang-orang Jakarta. Kalau kita buat seperti ini, akan terjadi begini. Sudah dipikirkan oleh orang Jakarta. Orang asli Papua tidak menyadari hal itu.

Orang Jakarta sudah dipikirkan hal itu, kalau kita tidak dikasih lolos sebagian orang asli Papua. Yang pasti mereka pergi mengamuk dan buat rusuh adalah dihadapan Bupati jika tidak dihadapan kepala dinas yang merupakan orang asli Papua. Disitu konflik tercipta dan saling baku pukul antara pejabat Papua dengan rakyat Papua terjadi.

Situasi ini juga sudah didesain oleh orang Jakarta. Oleh karena itu, percuma kalau bagi orang asli Papua yang tidak lolos CPNS kemudian pergi buat rusuh dihadapan Bupati dan kantor-kantor pemerintahan. Itu hanya akan melahirkan konflik horizontal diantara sesama orang asli Papua.

Orang Jakarta buang mata kail, orang Papua baku pukul sambil merebut pemancing. Bahkan orang Jakarta malah senang melihat hal itu terjadi tanpa ada memberikan solusi sambil duduk tertawa dan tersenyum diruang VIP.

“Orang asli Papua dimata Indonesia hanyalah makhluk permainan bukan subyek pembangunan”.

__________________________
(Maiton Gurik. Abe, 31 Juli 2020. Waktu 10:00 Wit).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here