Pelajar dan Mahasiswa Mee Pago kota studi Jayapura Menolak Otsus Jilid II

0
306

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Ikatan pelajar dan Mahasiswa Paniai, Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Intan Jaya se- kota study Jayapura menolak dengan tegas Otonomi Khusus (OTSUS) Jilid II diatas tanah papua. Kegiatan sumpah pers gelar dilapangan Sakeus, Selasa 21 Juli 2020 tepat pada jam 08:45-09:20 WPB.

Mahasissa meepago sebelum membacakan pernyataan sikap untuk menolak otsus jilid II mereka diawali dengan sepata kata oleh korlap dan wakorlap bahwa pergembangan otonomi khusus jilid I bukan untuk kesejahteraan rakyat tapi untuk elit politik papua.

“Jadi detik ini kami Mahasiswa meepago kota study jayapura mengatakan dengan tegas untuk lembaga manapun jangan mengatas namakan rakyat papua untuk membahas otsus, ujungnya demi kepentingan perutnya sendiri itu tak boleh, Tegasnya.

Kalau boleh, Lanjut korlap, otonomi khusus diberikan kepada rakyat papua, biarlah rakyat yang menentukan terima otonomi khusus jilid II atau tidak. Harapnya.

Dalam Pernyataan sikanya, mahasiswa meepago meminta kepada Pemerintah Republik bahwa:
1. Mahasiswa meepago menolak dengan tegas otsus jilid II yang di berikan dari Jakarta untuk elit pklitik di papua.
2. Siapa pun dia jangan mengatas namakan rakyat papua dalam evaluasi otonomi jilid I nantinya.
3. Rakyat papua meminta hak penentuan Nasib Sendiri melalui mekanisme Refrendum, bukan otonomi jilid II.
4. Kami mahasiswa meepago mendukung penuh petisi penolakan Otonomi Jilid II dari lembaga manapun.
5. Kami mahasiswa sangat menolak OTSUS JILID II karena itu bukan penyelamat rakyat tapi pengkianat rakyat papua secara terustruktur dan sistematis.

Melihat dengan otonomi jilid pertama kami tak lupa menegaskan lagi bahwa, tak ada keuntungan bagi rakyat maka untuk jilid II, berikanlah kepada rakyat bukan elit politik, supaya rakyatlah yang akan menentukan terima dan tidak untuk otonomi khusus OTSUS jilid II sebagai solusi demokrastis, Pungkasnya”.

_______________________
Antonius S. Boma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here