TEMA: KITA HARUS MENJAGA HATI KITA (Amsal 4:23)

0
244
Foto Gembala Dr. Socratez S. Yoman

Khotbah Minggu, 31 Mei 2020

Oleh Gembala Dr. Socratez S.Yoman,MA

Foto Gembala Dr. Socratez S. YomanOrang-orang kudus dan Jemaat yang dikasihi dan diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus dan saya kasihi. Pada pagi ini, Minggu, 31 Mei 2020 dari Ita Wakhu Purom, saya datang menyapa Anda semua bersama keluarga: suami, istri, anak-anak dan cucu di mana saja Anda berada.

Saya beriman dan percaya, bahwa Anda semua dalam keadaan baik, sehat dan kuat. Karena TUHAN memelihara dan menyertai Anda semua sesuai dengan janji-Nya. ” …ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Matius 28:20b).

Orang-orang benar dan imamat yang rajani dimana saja Anda berada, saya mau hadir dan menyapa Anda semua melalui Firman TUHAN yang terambil dari Amsal 4:23 yang berbunyi:

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”

Dari ayat ini, saya, telah memilih tema: KITA HARUS MENJAGA HATI KITA

Mengapa kita harus menjaga hati kita?

Pertanyaan ini dijawab oleh Rasul Paulus: “TIdak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah, bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (1 Korintus 3:16).

Kita harus menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan, supaya hati kita tetap suci, kudus dan benar. Karena hati kita tempat Roh Kudus berdiam. Roh Kudus memancarkan kehidupan dari dari hati kita. Dan juga hati kita seperti dinamo yang menggerakkan seluruh hidup kita. Seperti kapal besar digerakkan hanya dengan sebuah mesin dinamo kecil. Tetapi, hati kita bukan dinamo kecil, tetapi hati kita adalah tempat Roh Kudus tinggal.

Jagalah hati kita dengan segala kewaspadaan, karena dari dalam hati terpancar kehidupan. Dari hati mengeluarkan kebenaran. “Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya (Amsal 12:19).

Dari hati mengeluarkan kejujuran. Dari hati mengeluarkan kasih sayang. Dari hati mengeluarkan kata-kata yang menguatkan dan meneguhkan sesama kita. Dari hati kita memuliakan nama TUHAN Yesus Kristus.

Dari situasi hati kita orang melihat wajah atau muka kia.”Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu” (Amsal 27:19).

Saudara-saudara, ketika kita menjaga hati kita, kita hidup sehat, kuat dan segar. Kita jangan menaruh beban amarah, iri, ketidaksenangan, dan kebencian dalam hati kita. Kalau beban-beban ini masih ada dalam hati dan hidup kita, maka kita sedang merusak potensi, talenta dan karunia-karunia yang ada dalam diri kita sendiri. Kita tidak menjaga hati, berarti kita tidak sehat dan sakit secara rohani selama ini. Mari, kita pulihkan hati kita.

Anda dan saya tidak perlu ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Karena Anda dan saya sudah sehat dan kuat. “Hati yang gembira adalah obat manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang” (Amsal 17:22). Jadi, obat sehat dan kuat sesungguhnya ada pada diri Anda dan saya, yaitu JAGALAH HATI KITA dan PIKIRAN KITA dengan waspada dan hati-hati. Jauhkan segala yang jahat, tidak benar yang timbul dalam pikiran dan hati. Karena, “Hati yang gembira membuat muka berseri-seri” (Amsal 15:13).

Jangan pernah mempersalahkan orang lain. Kunci keberhasilan Anda dan saya sehat dan kuat atau sebaliknya gagal, sakit dan tidak kuat ada pada Anda dan saya.

Saudara-saudara yang Tuhan Yesus kasihi. Jagalah hatimu. Karena, “Hati orang bijak menjadikan mulutnya berakal budi, dan menjadikan bibirnya lebih dapat meyakinkan. Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.” (Amsal 16:23-24).

Orang-orang kudus yang Tuhan Yesus berkati dan saya berkati. Jagalalah hatimu. Karena dari hati Anda dan saya keluarkan harta yang berharga dari mulut kita untuk kemuliaan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama kita. “Mulut orang benar adalah sumber kehidupan…Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat…Lidah orang benar seperti perak pilihan… Bibir orang benar menggembalakan banyak orang…(Amsal 10:11,12,20,21).

Jagalah hati kita karena hati selalu memilih perkataan-perkataan yang membuat sesama kita dan keluarga dan istri, suami dan anak-anak mendapat berkat. “Bibir orang benar tahu akan hal yang menyenangkan (Amsal 10:32). Dan Jagalah hati Anda karena dari hati keluarkan perkataan yang jujur dan tulus. “Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya (Amsal 11:3). Dari hati Anda yang suci dan kudus serta benar, maka terang hidupmu menjadi saksi Kristus yang bercahaya terang. “Terang orang benar bercahaya gemilang (Amsal 13:9).

Sebagai kesimpulan Firman TUHAN yang hidup dan kuat pagi ini. Saudara-saudara sebagai orang yang telah percaya Yesus Kristus dan memiliki pengharapan dan jaminan kepastian hidup kekal, JAGALAH HATIMU DENGAN SEGALA KEWASPADAAN karena Anda telah, sedang dan terus menjadi berkat dan mengalirkan kebenaran-kebenaran dari dalam hatimu, hidupmu seperti aliran-aliran air. “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalirkan aliran-aliran air hidup” (Yohanes 7:38).

Kita menjaga hati kita dan dari hati kita memancarkan kasih, kebenaran, keadilan, kedamaian, maka, “Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar” (Matius 13:43).

Tuhan Yesus memberkati Anda dan saya dan kita semua.

Ita Wakhu Purom, Minggu, 31 Mei 2020
Pengkhotbah: Presuden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

Oleh: Reporter MW.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here