Rakyat Papua Menuntukan Untuk Ingin Hidup Atas Nasib Sendiri

0
533
Diikuti perkembangan masalah Papua, Rakyat Papua tingal tunggu waktu untuk Menentukan Nasibnya Sendiri (Ist Pribadi: Mel Yogi/MW)

Oleh: M. Yogi

Rakyat Orang Asli Papua (OAP) dapat membangun dirinya sendiri sebagai pelaku pembangunan. Dengan itu, penting sekali tawaran Otonomi Khusus diterima, tetapi dengan suatu syarat kalau lima sampai sepulu tahun tidak nampak hasil otonomi itu, kita minta merdeka penuh atau rakyat Papua akan ingin lepas dari Negara NKR. Namun itu, Perjuangan Papua Merdeka itupun juga Otonomi Khusus berjalan sama-sama agar waktu dan kebenaran melalui proses yang wajar dan alami.

Dalam Konteks perjuangan Orang Asli Papua (OAP) untuk menentukan Nasibnya Sendiri. Perjuangan Rakyat Papua untuk Merdeka adalah cita-cita luhur yang sudah terpatri di hati dan pikiran setiap rakyat orang Asli Papua. Menentukan Nasib Sendiri bagi Orang Papua itu sepenuhnya ada di tangan Rakyat Papua itu sendiri.

Dan untuk mencapai hal tersebut, maka dibutuhkan suatu proses Perjuangan yang sistematis, Rasional, dengan menegakan nilai Kebenaran, Kejujuran, Kasih, Kedamaian, dan nilai-nilai Demokrasi dan Hak Asasi Manusia.

Karena itu, saya mengerti dan juga saya sadar apa yang saya buktikan ini. Karena itu, Anda yakin atau tidak yakin, Anda percaya atau tidak percaya, Anda suka atau tidak suka, Anda senang atau tidak senang, cepat atau lambat. Penduduk Asli Papua Barat ini akan memperoleh Kemerdekaan dan berdiri sendiri sebagai sebuah Bangsa dan Negara berdaulat di atas Tanah Leluhur kami Sendiri.

Namun, dalam keyakinan sprit itu dan apapun resikonya pendapat serta komentar orang, saya katakan dengan keyakinan dan keteguhan hati nurani bahwa, tidak ada solusi lain terhadap masa depan, saya menulis untuk ‘Rakyat Papua agar mereka bisa menentukan Nasib Sendiri diatas tanah mereka sendiri.

Rakyat Papua Hak bicara tentang Nasib Sendiri bahkan Rakyat Papua meminta untuk kebebasan dari penjajahan, karena Rakyat Papua terhadap Tanahnya, budayanya, ekonominya. Sudah cukuk hidup bersama melayu Indonesia. Hari ini juga orang-orang luar Negeri sedang melihat bagi orang Papua terkait Indonesia yang selalu melakukan hal-hal tidak benar terhadap rakyat. Dipertanyakan kembali juga tentang pelanggaran HAM besar yang selalu dilakukan kepada rakyat Papua.

Indonesia terhadap Rakyat Orang Asli Papua (OAP) dengan Penghinahan, diintimidasi, Pemerkosaan, Pembunuhan, Penghaniayaan, Penculikan. Jika kami diminta cukup Penculikan, Penghaniayaan, Pembunuhan, Pemerkosaan, Penghinahan, hal-hal yang dilarang dan larangan untuk mendukung terhadap aturan undang-undang di dunia ini sedang mendukung, tapi hal-hal itu Indonesia selalu lakukan sampai hari ini. Padahal larangan sudah ada.

Kami ingin bebas, kami ingin hidup atas nasipnya sendiri, lepaskan kami tali besar yang kau telah di ikat dari dulu sampai saat ini. Biarkan kami sendiri, kami sendiri akan atur, kami sendiri akan mengelola. Hdup sendiri akan pasti ada perubahan besar di dapur Dunia ini karena tanah Papua ialah dapur dunia.

Penulis adalah Anak Mudah Papua Salah Satu Mahasiswa (USTJ)

 

Penulis : Mel Yogi
Editor : Boas/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here