Bupati se-Pegununggan Diwajibkan Sumbang Rp 1 miliar untuk Cegah Corona

0
576
Befa Jigibalom, SE. MSI (Bupati Lanny jaya) saat wawancara dengan majalah wekonews. Com. Lanny jaya (Dok-MW/Nuken)

MAJALAHWEKO, WAMENA – Ketua Asosiasi Bupati se-Pegunungan Tengah Papua Befa Yigibalom mengatakan, semua kabupaten pemekaran yang dilahirkan dari Kabupaten Induk Jayawijaya tidak memiliki ruang isolasi corona.

Sehingga, kata Befa, Delapan Bupati se-Pegununggan Tengah Provinsi Papua diwajibkan menyumbang Rp1miliar hingga Rp2 miliar untuk mendukung fasilitas pencegahan viruscorona di RSUD Wamena di Kabupaten Jayawijaya.

Walau belum ditemukan suspectatau virus corona di pegunungan tengah Papua, dukungan itu diperlukan jika dikemudian hari ditemukan di kabupaten pemekaran maka langsung dirawat di RSUD Wamena. Katanya di Wamena, Jumat (20/3).

“Virus ini kalau sudah masuk ke pegunungan, apa artinya uang, uang semua runtuh. Jadi satu-dua miliar disumbang untuk covid pegunungan tengah. Wajib disumbang oleh para bupati untuk memperkuat pelayanan,”

Bupati Lanny Jaya ini mengaku telah menyumbang dana Rp1 miliar dan akan menambah lagi Rp2 miliar.

“Presiden sudah perintahkan jelas. Perintahkan bupati, gubernur untuk selamatkan warga, berarti apapun kita bisa buat hari ini, maka bupati pegunungan wajib bersatu,” katanya.

Dengan bantuan yang diberikan, pemerintah bisa menambah peralatan serta jumlah ruang isolasi corona di RSUD Wamena.

“Jadi ruang isolasi di Wamena sekarang kemungkinan 10 saja, mungkin kita tambah 10 atau 20 lagi. Kita (bupati-bupati) harus bersama karena ini musuh kita bersama dan musuhnya tidak kelihatan,” katanya.

(Admin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here