Pergerakan TPNPB-OPM Membuat PON 2020 Terancam Gagal

0
1776
TPNPB dan Lapangan sepak bolah yang baru dibangun (ilustrasi/Dok-MW)

JAYAPURA, MAJALAHWEKO – Oleh: Akia Wenda

Pekan Olahraga Nasional PON XX Yang akan dilaksanakan di Papua tahun 2020 diprediksi batal. Ini sejalan dengan pergerakan organisasi Papua Merdeka dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (OPM- TPNPB) yang meminta tutup PT.Freport Indonesia karena bagi rakyat papua dan TPNPB, PT. Freeport adalah akar persoalan bagi bangsa papua Barat dan TPNPB sedang bermarkas di areal PT. Freeport Indonesia Tembagapura, Kabupaten Mimika.
Mimika merupakan salah satu wilayah yang telah siap meramaikan pon 2020 dengan beberapa viune yang dibangun berstandar internasional yaitu cabang olahraga bulu tangkis, basket, voli, lempar lembing tolak peluru dan lompat jauh dilengkapi dengan segala fasilitas berkelas internasional yang dibangun oleh PT. Freeport Indonesia (PTFI) selain Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura provinsi papua.

Perang antara TPNPB vs TNI/Polri sedang berlangsung dari awal maret , laporan perkembangan situasi perang di area Tambang Emas terbesar ini terus publikasikan oleh media social , media local, Nasional  dan internasional versi TPNPB bahkan TNI/POLRI perang akan terus berlanjut hingga ada solusi tentang stautus politik Bangsa Papua atas Indonesia Harus Diselesaikan dengan jalan Damai, Bermartabat, Demokrasi dan berkeadilan dengan melibatkan pihak ketiga yang netral sebagai fasilitator. perang TPNPB dan TNI/POLRI dengan waktu yang tidak ditentukan walaupun detik- detik PON ke XX tahun 2020 Semakin dekat sehingga berdampak besar bagi orang tua dari pada para atlet, pelatih dan para supporter,penonton dari berbagai provinsi di Indonesia juga berdampak besar pada pengunjung dari kepulauan bagian asia.

Alangkah baiknya Pemerintah Indonesia menyelesaikan akar persoalan konflik berkepanjangan yang tak kunjung habis yang sedang terjadi beberapa daerah di papua seperti Nduga,Intan Jaya,Puncak Jaya ,Lannny Jaya dan Mimika karena terus menelan korban antra warga sipil papua TPNPB , TNI/Polri terus bertambah Sejak 1961 sehingga pemerintah Indonesia segera duduk bersama ULMWP dan KNPB untuk menyelesaikan akar persoalan papua karena di mata kaca internasional Indonesia dan ULMWP sama.

Penulis : Pemuda Gereja Papua

Editor: Pianis/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here