LUAR BIASA..!! Tujuh Wilayah Pelayanan Gereja Baptis gelar Ibadah Bersama

0
319
Foto saat ibadah

Foto: Saat ibadah bersama ke-tuju wilayah- MW/Nuken

MAJALAHWEKO, TIOM – Tujuh Wilayah pelayanan Gereja Baptis gelar ibadah bersama, dalam rangka penutupan kegiatan Rapat Kerja (Raker III), yang telah sukses melaksanakan, selama tiga hari di Gereja Bahtera Bumbu, Wilayah Wiringambut, Kabupaten Lanny Jaya. 21 – 23 Februari 2020.

Ketujuh wilayah tersebut adalah Wilayah tiom egga, Wilayah Kondename, Wilayah longgika, Wilayah melagi olo, Wilayah tikoyowa, Wilayah pirime dan Wilayah wiringgambut.

Foto saat ibadah bersama

Dengan Tema: “Pemuda Baptis Bangkit untuk Mandiri” (Yesaya 41: 10). “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan”.

Ibadah penutupan dipimpin langsung oleh Bapak Simet Yikwa, S.Th Bendahara I, Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

Pantauan weko, hampir halaman gereja Bahtera Bumbu, Wilayah Wiringambut dipenuhi oleh jemaat dari tujuh wilayah gabugan tersebut.

Foto saat ibadah bersama

Dua hari sebelumnya cuaca agak mendung, gerimis, namun hari terakhir cuaca cerah, sangat mendukung. Dan walaupun terik panas tinggi, namun jemaat Tuhan bersabar untuk mendekarkan firman yang disampaikan oleh Simet Yikwa, juga anak-anak sekolah tampak duduk paling depan dan mereka bersabar untuk mendekarkan firman Tuhan.

Seusai ibadah penutupan, Simet Yikwa kepada weko mengatakan “Kami rasa bangga dari pengurus pusat, Gereja-gereja Baptis West Papua, dan kami tetap mendukung pemuda, kapan dan dimanapun bikin kegiatan lagi.
27 Ketua pemuda wilayah akan bangkit dan mandiri untuk melayani Tuhan kedepan, Tuhan Yesus memberkati dalam tugas dan pelayanan, tetap maju”. Tutup Simet.

Sementara itu, Sepi Wanimbo, Ketua Pemuda Baptis Papua kepada weko mengatakan “pemuda Baptis Papua mengucap syukur kepada Tuhan. Dan juga menyampaikan terima kasih kepada BPP PGBP yang telah mendukung kami.

Kami minta ketua-ketua pemuda wilayah, ketua-ketua pemuda gereja, bahkan seluruh warga Baptis Papua harus datakan pemuda dan anak sekolah minggu.

Hasil dari doa-doa orang benar maka, kegiatan hari ini telah sukses, itu bukti nyata. Karena itu, dalam tahun ini, focus ada empat kegiatan besar.

Yang pertama; Hari Doa pemuda Baptis se Dunia di pusatkan di Yahukimo, pada bulan juni dan Juli. Kedua; Raker ke empat dipusatkan di wilayah beam pada bulan kedua tahun 2021. Ketiga; Hari Hut Pemuda Baptis Papua yang ke 15 di pusatkan di wilayah karu, pada tanggal 8-9 Desember 2020. Dan Keempat; seminar dan KKR ketua-ketua Pemuda Wilayah dan Gereja di wilayah Tikoyowa, pada bulan September 2020. Itu focus kerja kami pada tahun ini. Jelasnya.

Saya menghimbau dan harap kepada orang-orang tua, tidak boleh membiarkan anak kesekolah minggu. Harus biasakan membawa mereka ke gereja dan ke sekolah, gereja ini ada dipundaknya anak sekolah minggu. Lajut Sepi.

Sepi tegaskan “Beam sampai kuyawagi tidak boleh memberikan Tanah ke anggota TNI/Polri, karena kehadiran mereka itu merusak, membunuh kita, membuat kita trauma, adik-adik tidak tenang dan tidak focus belajar. Bahkan orang tua tidak fokus pada pelayanan gereja”.

Lanjut Sepi “Sepanjang jalan beam-kuyawagi tidak boleh kasih tanah kepada orang-orang pendatang. Kita harus menjadi pemimpin dan menjadi tua diatas tanah kita sendiri, tidak boleh menjadi penonton diatas Tanah kita”.

Kami juga minta tidak boleh minum minuman keras, karena miras adalah air kencil iblis, itu merusak kita, membawa masalah dalam rumah tangga kita. Karena itu, pemuda baptis tidak boleh mabuk.

Kita harus setia dalam pelayanan Tuhan, supaya kita sehat secara jasmani. Seluruh warga baptis harus mendukung penuh dalam Doa, Daya dan Dana. Tutup Sepi.

Sementara itu, Ketua panitia Raker III mengatakan ketujuh wilayah jadi tuan rumah dan kami satu hati, satu iman, dan satu Tuhan kami kerja, kami bersatu dan kami punya komitmen bagus sehingga kegiatan ini dilaksanakan dengan sukses.

Dalam usaha ini, kami tidak pernah membuat surat proposal dan lainnya, karena kami tau punya Allah. Dan kami merasakan berkat yang luar biasa hari ini.

Hal ini tidak terlepas dari tema pemuda baptis hari ini, bahwa “Pemuda Baptis Bangkit untuk Mandiri”. Sehingga, pemuda sadar hal itu dan mereka membawa kurang lebih enam belas ekor babi kami potong di acara raker ini. Sementara kelinci sebanyak tujuh belas ekor. Dan kambing satu ekor.

Diharapkan kedepan, pemuda harus bangkit dan jadi mandiri, karena kami tidak berharap siapa-siapa, kami hanya berharap pada Tuhan.

______________________________
Pewarta: Nuken/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here