PGBP: Tidak boleh Memberikan Kesempatan untuk Bangun Kodim 1702 di Lanny Jaya

0
440

Foto: Bapak Leir Wenda, S. Th. Sekjen BPP PGBP

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Selain Pemuda, Intelektual dan Masyarakat Hak Ulayat, Badan Pelayan Pusat, Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua juga ikut bersuara untuk menolak pembangunan kodim 1702 di Kabupaten Lanny Jaya.

Leir Wenda, S.Th Sekjen BPP PGBP melalui Pesan singkat yang diterima majalahwekonews, mengatakan “Selamat pagi saya sarankan kepada seluruh masyarakat Lani Jaya agar tidak boleh memberi ruang bergerak untuk militer membangun kodim di kabupaten Lani Jaya”.

“Karena Kata Leir “Kabupaten Lani Jaya yang terjadi kekacauan di sana adalah TNI & POLRI yang ada disana dengan demikian saya mengajak tidak boleh menjual tanah kepada militer, mereka Menakut-nakuti umat Allah”.

“Apalagi kris sohilait mengeluarkan satu keputusan yaitu, TNI/Polri menjadikan tenaga pengajar di seluruh jenjang pendidikan Provinsi Papua saya mau tanya apakah TNI/Polri belajar tentang metode – metode pengajaran atau kurikulum kurikulum SP dan lain-lain”. Katanya.

Ditegaskan Leir “Jangan mengambil keputusan ini satu tindakan yang tidak menghargai guru-guru yang sudah lama mengabdi di sini dan ini adalah salah satu menghancurkan pendidikan generasi Papua ke depan.

Untuk itu semua masyarakat Papua dengan tegas menghentikan jabatan karena bukan profesinya bisa terjadi seperti ini.

“Gubernur jangan salah pasang orang dengan kepentingan kepentingan sekelompok orang lain. Kepentingan satu dua orang, pendidikan Papua bisa hancur Tutup Leir.

Pewarta: Nuken/MW

Editor: Pianus/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here