Dukung PON, Jayawijaya siapkan tempat Wisata bagi kontingen

0
74

Mumi Jiwika yang berada di Distrik Kurulu, Jayawijaya- MW/Pianus

MAJALAHWEKO, WAMENA – Meski dipastikan Jayawijaya batal menjadi salah satu daerah penyelenggara sejumlah cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, namun Lembah Baliem tetap akan mendukung pelaksanaan pesta olahraga akbar itu.

Jayawijaya menyambut PON dengan menyiapkan sejumlah tempat wisata, seperti Mumi, goa-goa alami, Danau Habema serta suvenir-suvenir.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengatakan Jayawijaya sebagai tempat wisata sehingga pemerintah telah menyiapkan sejumlah tempat wisata dengan tetap menjaga kebersihan tempat-tempat wisata.

“Apabila ada kontingen PON dari luar Papua yang ingin berkunjung ke Wamena, Pemda siap karena ini petunjuk gubernur. Kami pun akan coba koordinasi dengan PB PON ke depan terkait apakah akan dibuatkan suvenir bagi pengunjung atau tidak. Jadi kami akan persiapkan itu.

Selain itu, pihaknya  juga mendukung kebutuhan sayuran selama pelaksanaan PON nanti dari Jayawijaya. Namun semua itu tergantung dari kepala distrik yang dapat mengkoordinir kepala kampung dan masyarakat untuk tetap membuka lahan pertanian.“Saya juga akan minta dinas pertanian untuk meninjau ini kembali, karena kebutuhan sayur sangat dibutuhkan untuk kegiatan PON nanti,” katanya.

Suvenir-suvenir asli Jayawijaya di salah satu tempat di tempat Mumi yang disediakan masyarakat-Jubi/Islami.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jayawijaya, Alpius Wetipo mengatakan promosi wisata Jayawijaya tidak terbatas.  Keunikan lokasi wisata yang ada seperti mumi, pasir putih, danau habema, goa-goa alami akan tetap dipromosikan.

“Keunikan wisata di Jayawijaya seperti Mumi akan memunculkan keingin tahuan kontingen dari luar Papua yang ingin datang ke Wamena untuk melihat dan mengunjungi, karena PON ini juga event besar sehingga dari mancanegara pasti akan hadir,” kata Alpius Wetipo.

Selain itu dinas juga akan mempersiapkan suvenir-suvenir seperti Noken, Koteka, Kare-kare, gelang untuk kunjungan wisatawan ke daerah ini.
“Apakah nanti akan ada suvenir dari Jayawijaya bernuansa PON, dinas belum ada petunjuk dan kesepakatan, tetapi jika hanya untuk buah tangan dari sini tetap akan ada,” katanya.

Wetipo  menambahkan hal ini akan tetap dilakukan untuk mendongkrak wisatawan masuk ke Wamena, apalagi di Agustus nanti pun akan ada Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ditambah Oktober 2020 PON dilaksanakan.

“Jumlah wisatawan di 2018 saat FBLB saja mencapai 900-an orang, 2019 1.339 wisawatawan mancanegara sedangkan wisatawan nusantara sekitar dua ribuan. Makanya di tahun ini kita target jumlah wisatawan bertambah dari tahun sebelumnya,” kata Wetipo. (*)

Sumber: jubi

Editor: Pianus/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here