Ones Nesta Suhuniap: Negara Afrika & Caribian Mendukung Kemerdekaan West Papua

0
1611

Ones: Demostran. Afrika & Caribian Mendukung Kemerdekaan West Papua-(Boas/MW) ko

MAJALAHWEKO, OPINI – Dengan catatan kenapa Negara Afrika dan Caribian mendukung Kemerdekaan West Papua, karena kekuasaan Indonesia di Papua Barat adalah Ilegal, Tidak ada Dasar Hukum yang Sah. Sebab massa politik yang diadopsi sejak 1969 sampai detik ini, dedikasinya untuk kepentingan antara Indonesia dengan UN (PBB), sehingga saat ini, Negara Afrika dan Caribian yang jauh dari wilayah Pasifik sedang mendukung Kemerdekaan West Papua.

Sejak itu Tidak ada resolusi politik yang diadopsi oleh UN (PBB) sebagai keputusan yang mengikat bahwa, wilayah teritori Papua Sorong sampai Merauke adalah bagian dari Indonesia. Dan juga Tidak ada resolusi di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengikat tentang status politik Papua Barat dalam Indonesia.

Klaim Indonesia, jika Resolusi PBB No. 2504 berisi tentang mengesahkan Wilayah West New Guinea kedalam Bingkai NKRI adalah Hoax atau tidak benar. Karena resolusi 2504 itu hanya catatan notbook mengingatkan agenda UN (PBB) bahwa hasil pepera 1969 tidak demokratis dan menjadi perdebatan sehingga PBB menawarkan solusi tengah bahwa, Indonesia dan Belanda sama-sama membangun Papua selama 25 tahun.

Selain penawaran 25 tahun untuk memenuhi, Membangun pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dengan catatan setelah 25 tahun Indonesia dan Belanda kembalikan West Papua ke UN (PBB) agar lakukan referendum berdasarkan usulan Negara Caribian dan Afrika yang menolak hasil Pepera 1969 di Sidang PBB.

Sementara penawaran tersebut, selama 25 tahun indonesia tidak patuhi pada keputusan PBB. Kesepakatan di PBB indonesia dan belanda membagun Papua, namun Indonesia memutuskan semua hubungan orang Papua dengan Belanda mengambil alih dan mengklaim West Papua sebagai wilayah koloninya.

Namun pada tahun 1988 genap 25 tahun, Indonesia tidak kembalikan west papua ke PBB, sehingga Dr. Thomas Wanggai mendeklarasikan Negara Melanesia Barat di Mandala 14 desember 1988. UN (PBB) mengucakan terima kasih kepada UNTEA yang melaksanakan misinya di Papua, dan kembali UN (PBB) mengucapkan terima kasih juga kepada Bank Pembangunan Asia yang membantu pembangunan di Indonesia dan juga Papua.

Tidak ada satu kata pun mengatakan atau mengakui Papua bagian dari indonesia. Resolusi ini juga tidak disahkan oleh UN (PBB) dan hanya dicatat dalam buku agenda saja dengan No. 2504 itu, Kenapa tidak disahkan oleh UN (PBB)? Karena Negara-Negara Afrika dan Caribian mengajukan Referendum ulang tahun 1975 dan Referendum tahun 1975 itu tidak dilaksanakan sampai hari ini. Namun dengan demikian kekuasaan Indonesia di wilayah Papua Barat adalah tidak ada dasar hukum yang mengikat.

Penulis : Ones Nesta Suhuniap
Editor : Boas/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here