Paniai Bukan Kota Metropolitan, Pemimpin Mestinya Ada Surat Edaran Pendoropan TNI

0
729

Situasi di Paniai Helikopter sedang ramai-(Ilustrasi/MW)

MAJALAHWEKO, PANIAI- Kabupaten paniai adalah salah satu kabupaten yang terletak di pegunungan papua. Kabupaten paniai pada jaman belanda di sebut dengan Wiselmereen yang artinya seorang pilot berkebangsaan Belanda yang mana penemu danau paniai karena di temui oleh nya di sebut kabupaten paniai dengan wiselmereen pada jaman itu. Pembangunan insfrastruktur sangat ketertinggalan di banding kabupaten lain yang terletak di pegunungan papua pada saat ini.

Kini masyarakat paniai sedang membuka tangan dan hati untuk membangun pembangunan insfrastruktur, pemerintah memandang dengan mata kiri. Sayang, manakah kolaborasinya sama masyarakat untuk memajukan kabupaten ini. Di kota Enagotadi (Enarotali) terlihat banyak milter sedang menduduki dan menempati di titik-titik tertentu. Kenapa kok kedatangan TNI/PORLI malah meningkat. Bukannya mengembangkan pembangunannya.

Di Bandara Enagotadi (Enarotali) yang jarang di temui alat transportasi udara semacam ini kini baru nampak dengan berbagai muatan yang berisi TNI/POLRI mulai dari 12 Desember hingga 14 Desember 2019. Memang kami tahu bahwa tugas dari TNI/POLRI adalah pengaman sebuah daerah, tapi seluruh altirnatif bukan di ambil oleh mereka. Katanya.

Selain itu pasalnya, tugas TNI/POLRI adalah sebagai Pengaman pada suatu daerah. Maka itu, yang harus di tanyakan kepada pihak berwenang adalah kedatangan para militer ini ada apa dibalik ini. Memang ada problem yang terjadi di kota Enagotadi (Enarotali). Kalau pendoropan TNI AU ini di Nduga jelas, karena disana sudah satu tahun lagi dalam keadaan panas.

Dikatakan demikian karena tiba-tiba bunyi helikopter yang melayan di atas Bandar Udara Enagotadi (Enarotali) tanpa ada suatu tanda apapun sehingga masyrakat Paniai kaget. Peristiwa ini membawa suatu keraguan dalam memenuhi kebutuhan hidup dari seluruh masyarakat. Ucapnya dengan tegas.

Pendoropan anggota TNI AU di Enagotadi (Enarotali) memang disayangkan bagi masyarakat Paniai. Namun rencana pemerintah serta TNI ini mesti rencananya sangat meragukan kaum fakir yang lagi pada usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, apa lagi bulan ini merupakan bulan Natal.

Karena adanya Intervensi pihak pemerintah dalam kedatangan para militer suatu daerah yang terletak di pegunungan papua ini terlihat seperti bandara internasional. Mungkin selisih untuk (take off dan landing) antara helikopter yang satu sama lain hanya beberapa menit saja, sebab mama saya sudah bilang bahkan buktinya ada pada gambar diatas. Katanya dijelaskan.

Saya sebagai salah satu anak pribumi sangat kecewa dengan tindakan ini, karena tidak ada alasan yang tepat atas kedatangan para militer atau pendoropan militer di paniai ini. Untuk itu, saya ingin memberitahukan kepada seluruh masyarakat paniai bahwa, jadilah pintar dalam memposisikan diri, sebab paniai sedang di lihat seperti Metropolitan atas kedatangan militer dalam beberapa hari pekan ini. Jelasnya ketika mendengar pendoropan Militer di Paniai pada pekan ini.

Penulis      :  Egago N Wayai
Editor        :  Boas/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here