Tolak DOB: Pemimpin Papua Perlu Belajar Jiwa Kepemimpinan Dari Pak Lukas Enembe

0
126

Photo Penulis Pribadi

MAJALAHWEKO, OPINI – Saya anak mudah yang berasal dari tanah Papua bukan dari Jawa, bukan dari Jakarta, bukan dari Amerika Serikat dan lain-Nya, sehingga  saya punya hak besar untuk  menegur kepada Bupati-bupati MEEPAGO dan LAPOGO yang bersih keras untuk meminta Daerah Otonomi Baru (DOB) kepada pemerintah pusat berupa tulisan singkat yang berjudul “PEMIMPIN PAPUA PERLU BELAJAR JIWA KEPEMIMPINAN DARI PAK LUKAS ENEMBE” karena dialah yang pemimpin terbaik ditanah Papua saat ini.

Para bupati-bupati MEEPAGO dan LAPAGO, saya secara pribadi mengakui atas kualitas kepemimpinan kalian yang sudah miliki dan sedang menjalangkan tugas dan tanggung jawab kalian ditingkat Kabupten, tapi yang saya tidak mau kalian adalah jangan meminta pemekaran propinsi lagi dari dua propinsi yang ada karena untuk memimpin suatu bangsa yang benar adalah semestinya punya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang melimpah.

Lanjut, saya melihat bahwa orang-orang asli Papua (OAP) saat ini sedang dimusnahkan oleh pemerintah Indonesia yakni oleh (Tentara Nasional Indonesia) dengan tujuan untuk menguasai non asli Papua diatas tanah bangsa malanesia Papua, jadi jangan diam-diam datang ke Jakarta lalu minta pemekaran atau Daerah Otonomi Baru (DOB) diatas bumi cendrawasih.

Makanya saya bilang kalian para bupati-bupati MEEPAGO dan LAPAGO sesungguhnya, kalian perlu banyak belajar dari pemimpin hebat di Tanah Papua saat ini. Yakni, Mr. Lukas Enembe S. IP), karena dia melakukan banyak terobosan kalau kita bandingkan dengan pemimpin-pemimpin lalu atau pemimpin-pemimpin di tingkat kabupate. Contoh sudah jelas, Pak Lukas (Gubernur Propinsi Papua) mengirim anak-anak Papua untuk sekolah ke luar negeri sudah mencapai sekitar ribuan itu saja sudah luar biasa.

Selain itu, Pak Lukas Enembe beserta DPRP, MRP Papua dan Papua Barat sudah bersepakat untuk membatalkan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) diatas tanah Papua dari dua propinsi yang kita sudah miliki, jadi para kapitalis dalam hal ini bupati-bupati MEEPAGO dan LAPAGO stop meminta propinsi lagi selain propinsi yang ada.

Lebih lanjut juga, Presiden Gereja Baptis Papua (Socrates Sofyan Yoman) juga menegaskan bahwa jangan meminta pemekaran propinsi atau Daerah Otonomi Baru lagi (DOB) selain dari dua propinsi yang ada, karena soal pemekaran, kepada pemerintah bupati-bupati MEEPAGO dan LAPAGO berniat buruk terhadap orang asli Papua, jadi jangan diam-diam datang ke Jakarta lalu minta pemekarang baru diatas bumi Papua, karena Papua sudah miliki dua propinsi yakni, Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat.

Penulis adalah Pius Tenouye Alumni Universitas Udayana Bali !!.

Penulis   : Pius Tenouye
Editor     : Boas/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here