Tokoh Muda Papua Yulans Wenda Deklarasikan Kesiapannya Membantu Presiden Jokowi

0
643

MAJALAHWEKO, JAYAPURA– Jelang pelantikan Staf Pembantu Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan akan diumumkan Selasa Siang (19/11/2019), tokoh Muda, Yulans FY Wenda (40) mengumumkan kesiapan dirinya untuk menjadi Staf Khusus Presiden untuk urusan Papua.

Majunya Yulans tentu tak terlepas dari sejumlah dukungan yang telah didapatinya. Pemuda lulusan Sarjana Hubungan Internasional ini mendapat dukungan dari berbagai Organisai kepemudaan serta keagamaan seperti dari Dewan Adat Papua, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Papua, Gabungan Wira Usaha Muda Papua (GARAP), Persekutuan Gereja – Gereja Baptis Papua, KNPI Papua, Rekomendasi lintas Ormas dari Papua dan Papua Barat dan terakhir dari Departemen Pemuda dan Relawan Jokowi Bersatu (RJB) Indonesia.

“Saya siap untuk membantu Bapak Presiden dalam mempercepat urusan pembangunan di Papua untuk lima tahun mendatang,” ujar Yulans dalam jumpa pers dengan awak media, Senin Malam di Cipinang Muara, Jakarta (18/11/2019).

Menurut Yulans, majunya dia menjadi Staf Khusus Presiden karena mendapat dukungan dari segenap unsur masyarakat dari mulai tokoh adat, tokoh agama hingga tokoh pemuda yang ada di Papua dan Papua Barat.

“Presiden butuh orang yang potensial untuk bisa membantu mengawal program percepatan pembangunan di Papua dan saya siap untuk membantu beliau. Dengan dukungan dari seluruh pihak, saya optmis bisa mengemban amanat dari Bapak Presiden.” Imbuhnya.

Dia menilai, selama lima tahun belakangan ini ada sejumlah masalah dari mulai infrastruktur, kesenjangan ekonomi, rasialisme hingga seperatisme.

Yulans juga menjamin, bahwa persoalan separatisme itu bisa diselesaikan dengan mengadakan dialog dengan para tokoh adat.Selama ini, para tokoh adat belum banyak dilibatkan dalam urusan pembanguna termasuk dalam hal penyelesaian konflik.

Dia juga berjanji bila besok diangkat Presiden akan melakukan 3 hal dalam 100 hari masa kerjanya.

Pertama, memanggil kembali mahasiswa yang kemarin sempat berdemo di seluruh kampus di Indonesia akan kita panggil kembali untuk pulang dan melanjutkan belajar hingga jenjang akhir. “Indonesia ini rumah kita bersama dan kita berharap mahasiswa jangan terkena provokasi yang merugikan masa depan pendidikan mereka dan juga masa depan Papua.

Kedua, membantu presiden untuk mengatasi kesenjangan sosial ekonomi yang berlangsung saat ini.

Ketiga, membantu presiden .dalam mengatasi separatisme. Caranya dengan mendekati dan merangkul kelompok-kelompok adat agar memahami bahwa Presiden Jokowi memiliki itikad baik untuk memajukan masyarakat Papua.

Pada kesempatan itu, tokoh pemuda asal Maluku, Muh. Ramadhan Ulayo menambahkan, melihat kepada intelektualitas dan integritas Yulans, Ramadhan yakin bahwa Yulans figur yang potensial untuk menjadi Staf Khusus Presiden Jokowi untuk urusan Papua.

“Semoga hadirnya sosok baru Yulans ini bisa menjadi stimulus bagi Presiden Jokowi untuk percepatan pembangunan SDM, mengatasi kesenjangan dan membantu mengatasi isu separatisme,” pungkas Ramadhan.

Di tempat terpisah sebelumnya, Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu (RJB) Indonesia, Silvia Devi Soembarto mengungkapkan Yulans adalah tokoh muda yang dipercaya memenuhi potensi serta etos yang baik dan dikenal dari kalangan organisasi daerah asal Papua dan Papua Barat”, ungkap Ketua Umum RJB Indonesia

Dirinya menambahkan, Yulans punya modal sosial yang cukup di sejumlah organisai kepemudaan di Tanah Papua, sehingga kehadirannya menjadi Staff Khusus Presiden dapat menjadi salah satu tolak ukur bahwa ada Representasi Pemuda papua di dalam Istana yang dapat mengakomodir semua aspirasi Pemuda di Tanah papua.

Silvia melihat kompleksitas permasalahan Papua yang betul-betul bekembang saat ini memang adanya penyelesaian yang tuntas.

“Yulans adalah tokoh Papua yang menjadi cahaya bagi anak muda Papua lainya. Sehingga kehadirannya mampu memberikan kesejukan yang di rindukan masyarakat akar rumput Papua, dan juga yang terpenting mampu menyelesaikan polemik isu nasional di Papua bersama dengan Presiden Jokowi”, tandasnya.

RJB Indonesia menyambut rencana baik Yulans untuk menjadi Staf Khusus Presiden Jokowi.

“Saya berharap Bapak Jokowi menimbang beliau menjadi Staf Khusus Presiden untuk urusan Papua. Yulans tokoh muda yang punya kapasitas untuk menjadi aspirasi dan menjadi perpanjangan tangan dalam mengatur Negara wilayah Timur Indonesia.(Red).

Sumber: Monasnews.com

  1. Editor: Pianus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here