Puisi dari Salatiga setelah Membaca Surat Terbuka Gembala Dr. Socratez S.Yoman kepada IR. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia pada 3 Nov 2019

0
116
Presiden Jokowi Dodo

JERITAN HATI RAKYAT AKAR RUMPUT

Materi membuat manusia buta dan bahkan hatinya keras bagai batu! 

Engkau dan kami!

Engkau datang ke tanah kami dengan tujuan eksploitasi

Engkau rusak tempat kami hidup

Engkau usir kami dari tanah leluhur kami sendiri

Engkau usir kami seperti binatang

Engkau rusak tanah nenek moyang kami!

Engkau ambil habis semuanya tanpa sisa!

Engkau rampas habis semuanya.

Engkau tidak punya hati!

Engkau ya engkau sang perampas hidup!

Kami

Kami asing di tanah leluhur kami sendiri.

Kami hidup terkatung-katung di tanah leluhur kami sendiri.

Kami diusir di tanah leluhur kami sendiri.

Kami budak di tanah leluhur kami sendiri.

Kami lapar di tanah leluhur kami yang sebenarnya subur ini.

Kami miskin di tanah leluhur kami yang kaya ini.

Kami ya kami yang engkau aniaya.

Rumah kami engkau ubah menjadi tempat memuaskan nafsumu.

Sagu yang menjadi makanan kami, engkau ubah dengan lubang yang sangat besar.

Tanah yang menjadi ibu kami, engkau aniaya, engkau musnahkan, engkau belah payudaranya, engkau keluarkan semua isi perutnya.

Setelah engkau puas abiskan semua yang kami miliki, engkau pergi meninggalkan lubang yang engkau buat untuk mengambil isi perut ibu kami dan hidup berpesta pora di atas penderitaan kami.

Yang engkau tinggalkan hanya racun yang membunuh kami.

Kami, yang adalah tuan tanah menjadi budak di tanah leluhur kami.

(Salatiga, 03 November 2019)

Gembala. Dr.Socratez S.Yoman, M.A (Presiden Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here