Ternyata di Wamena, Aktivitas Pendidikan dan Perekonomian Masih Lumpuh , Ini Permintaan Orang Tua Wali

0
604
Foto: Miliur Kogoya

MAJALAHWEKO, WAMENA – Saya selaku orang tua murid dan juga sebagai intelektual Kabupaten Lanny Jaya meninjau kondisi terahir di kota Wamen sampai saat ini belum stabil, walaupun himbauan Pemerintah maupun pihak keamanan meyatakan kondisi sudah aman namun sejauh ini memang belum kondusif dalam aktivitas perekonomian maupun pendidikan di kota wamena.

Hal ini dikatakan oleh Miliur Kogoya, sebagai atas nama orang wali murid siswa di Wamena, dan atas Nama toko Intelektual Lanny Jaya, melalu pesan elektronik kepada majalahwekonews.com. Minggu, 20 Oktober 2019.

Baca Juga: Aparat Gabungan TNI-Polri Kini Terpusat di Wamena hingga Jayapura, Ada Apa?

Miliur mengatakan “Sebagian besar anak-anak belum kembali ke sekolah dan kampus, karena trauma terhadap pengamanan personil yang berlebihan di setiap mata jalan dan di sekolah – sekolah.

Sehinga harapan kami dari orang tua murid kepada pemerintah setempat dan pihak yang bertanggungjawab segera tarik personil yang berlebihan di wamena, supaya aktivitas sekolah maupun perekonomian bisa pulih total.

Apel Gabungan Aparat keamanan di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya

Karena kejadian ini, Lanjut Miliur, merupakan aksi spontanitas pelajar akibat dugaan hujaran kebencian kata-kata rasis, yang di ucapkan oleh guru di SMA PGRI pada tanggal 23 September 2019 lalu. Silahkan pihak berwajib menangani proses hukum.

Baca Juga: ULMWP Ungkap, Aksi Wamena Berdarah adalah Murni, Tindakan Spontanitas para Pelajar

Tetapi mengingat anak anak kami yang kelas tiga ini tidak lama lagi akan mengikuti ujian sekolah dan ujian Nasional, sehinga ini menjadi perhatian serius dari berbagai pihak.

Disisi lain, tanpa perhatian atau Penanganan yang serius dari berbagai pihak, maka proses pendidikan yang belum kondusif ini, kapanpun tidak akan kondusif juga. Ungkap Miliur Kogoya. (Nuken/MW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here