Tetap Kuat di Tengah Ancaman

0
278

MAJALAHWEKO, (OPINI) – Bagimana perasaan Saudara ketika kita sedang dalam keadaan teramcam? Oleh keamanan negara TNI-Polri, Brimob dan Inteljen Indonesis pasti kita merasakan ketidaktenangan, tidak nyaman, tidak damai, tersiksa, dan terus – menerus dihantui oleh rasa takut. Artinya kata ” ancaman ” adalah menyatakan maksud (niat, rencana) untuk melakukan sesuatu yang merugikan, menyulitkan, menyusahkan, menyiksahkan, atau mencelakakan pihak lain.

Memberi pertanda atau peringatan mengenai kemungkinan malapetaka yang bakal terjadi. Ancaman bisah berupa tekanan, intiminadasi, aniaya, diculik, dipenyarakan tanpa alasan dan krisis ekonomi, kesehatan yang terganggu, keluarga yang sedang di ambang kehancuran seperti di Ndugama sejak 2 Desember 2018 sampai detik ini pemerintah pusat maupun daerah tidak ada yang menolong mereka hanya biarkan begitu saja padahal mereka ini membutuhkan pertolongan, makan dan minum juga membutuhkan kedamaian yang baik.

Karena pengejaran pangilan Tuhan sebagai pemberita Injil, Petrus dan Yohanis, juga murid – murid yang lain, harus mengalami ancaman dari para pemimpin Yahudi, tua – tua dan ahli – ahli taurat. Inilah harga yang harus di bayar seorang pemberita Injil yaitu menghadapi berbagai ancaman dan nyawa menjadi taruhannya.

Baca Juga: Sesungguhnya Kita adalah Orang – Orang Mampu, Sanggup dan Kaya

Foto Dok

Bagimana sikap kita ketika sedang diperhadapkan dengan ancaman di berbagai bidang kehidupan? Menurut penulis ada dua:

Pertama; Kuatkan dan percaya kepada Tuhan Yesus. Pada Saat keadaan terjepit, tersesak, dan tertangkap nyawanya terancam di Ziklag, apa yang Daud lakukan..? Menguatkan kepercayaan kepada Tuhan Yesus Kristus. (1 Samuel 30: 6b). Adalah sia – sia menaru kepercayaan kepada semua yang ada di dunia ini.

Percayalah hanya kepada satu Pribadi yaitu Kristus Sang Juruselamat, sebab di bahwa kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. ( Kisah Para Rasul 4 : 12 ) Tuhanlah tempat perlindungan yang teguh bagi kita semua.

Kedua; Pegang teguh janji Firman Tuhan. Tinggal di dalam firman Tuhan (taat) adalah kunci menggerakkan hati Tuhan untuk bertindak menolong kita. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. (Yohanis 15 : 7).

Perkataan firman Tuhan dengan iman: firman-Ku yang keluar dari mulut -Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia – sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya. (Yesaya 55:11).

Tuhan ada di pihak orang benar! tidak perlu ragu, tidak perlu takut, tidak perlu mimbang, tidak perlu kuatir, tidak perlu mundur untuk menghadapi ancaman apa pun dari penguasa.

 

_______________________________________

Tiom : 14 Oktober 2019
Oleh : Sepi Wanimbo
Ketua Pemuda Baptis Papua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here