Tim Gabungan TNI-Polri Menangkap Pelaku Pembunuhan di Wamena, Kapolda: Masih ada Pelaku Lain

0
1207
Aparat Gabungan Tembak Pelaku Penikaman di Jembatan Wouma Wamena

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Tim gabungan TNI – Polri menangkap pelaku pembunuhan Deri Datu Padang, warga wamena pada 12 oktober lalu.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menjelaskan penangkapan terhadap pelaku penikaman alm. Deri atas dasar informasi yang di terima dari masyarakat. Diduga pelaku di ketahui berinisial MW (35 tahun) berprofesi sebagai petani dan tinggal di distrik piramid, Kabupaten Jayawijaya Papua.

”Penangkapan pelaku ini atas informasi dari warga, untuk itu saya selaku Kapolda Papua mengucapkan terima kasih banyak kepada warga yang telah memberikan informasi kepada kami,” Ungkap Kapolda kepada wartawan di wamena, Kamis (17/10/19).

Baca Juga: Kapolres Jayawijaya masih Menelusuri motif Penikaman di Wamena, Siapa pelakunya ?

Aparat Gabungan Tembak Pelaku Penikaman di Jembatan Wouma Wamena

Dijelaskan Kapolda bila saat tim gabungan hendak mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya, pelaku mencoba untuk melawan sehingga anggota terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kanan pelaku.

”Saat hendak diamankan pelaku mencoba kabur sehingga anggota kami melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki, ” Kata Irjen Paulus.

Hingga saat ini Polisi sudah memeriksa empat orang saksi dan atas keterangan mereka, terungkap masih ada pelaku lain yang saat ini masih dalam proses pengejaran. ”Informasi dari saksi ada beberapa pelaku yang masih kita kejar, ” Kata Kapolda.

Baca Juga: TNI- Polri akan Patroli dan Razia Skala Besar di Jayawijaya

Pangdam dan Kapolda Papua saat berbincang dengan pelaku pembunuhan.

Selain mengamankan pelaku MW Aparat juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang di pakai pelaku.

”Pisau yang di gunakan untuk menusuk sudah kita amankan dan sudah kita kirim ke lapfor makassar untuk di paeriksa. selain pisau kami juga mengamankan parang, katapel dan sajam lainnya di tempat persembunyian pelaku, ” Beber Irjen Paulus. (Redaksi/MW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here