Ricky Ham Pagawak Desak Polda Ungkap Pelaku Gembos Ban Mobil Gubernur Papua

1
450
Ricky Ham Pagawak

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Publik di Papua dihebohkan dengan kejadian penggembosan ban mobil milik Gubernur Papua Lukas Enembe yang dipakai bersama sang istri Yulce Enembe saat menghadiri menghadiri pisah sambut Kapolda Papua, di Hotel Horizon Kotaraja, Rabu (2/10).

Sebab, dari plat yang dipakai menggembosi ban mobil, terlihat jelas ada unsur kesengajaan, dimana plat baja itu dipotong dan di las dengan sangat rapi dan tajam serta berukuran besar, yang bisa mengancam keselamatan pengguna kendaraan.

Apalagi, akibat kejadian itu, Gubernur Lukas dan istri memilih menumpang kendaraan milik tim pengawal pribadi untuk pulang ke kediaman.

Baca Juga: Gubernur Lukas Enembe Selamat dari Skenario Jahat, tugas pertama Kapolda Papua harus ungkap siapa yang Melakukan ini?

Terkait hal itu, Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini. “Saya yakin Kapolda Papua, Paulus Waterpauw sebagai anak Papua, beliau akan segera memerintahkan jajaran untuk mengecek dan bila perlu pelaku ditangkap dan diumumkan ke publik,” kata Ricky Ham, Selasa (08/10/2019) lalu.

Ham Pagawak menduga insiden penggembosan ban orang nomor satu di Papua itu, bukan sebuah kebetulan. Namun,  sudah direncanakan dengan tujuan untuk mencelakai Gubernur Papua.

“Ada upaya-upaya untuk mengganggu keselamatan nyawa dari Gubernur Lukas Enembe yang adalah Ketua Partai Demokrat Papua. Sebab, besi (yang digunakan untuk menggembosi ban) itu dirakit sebegitu rupa dan diletakkan dibawah ban mobil Gubernur. Untung saja Gubernur tidak jalan pulang dengan tancapan besi itu,” terangnya.

Baca Juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Menyesalkan kurangnya Perhatian Publik Terhadap Pengungsi Konflik Nduga

Ia kembali meminta kepada Kapolda dan jajaran untuk segera mencari oknum yang dengan sengaja meletakkan alat atau besi, yang disiapkan untuk melukai Gubenur. (wonepapua)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here