Mahasiswa Eksodus Paniai Akan Bangun Posko, ‘Kosoke’ Diminta Mendata

0
779

Ilustrasi Mahasiswa Eksodus-(Boas/MW)

MAJALAHWEKO, PANIAI – Mahasiswa Eksodus Paniai yang sedang mengungsi di Kabupaten Paniai, Papua, kita harap segera mendata agar kita sama-sama buka posko darurat di Paniai disini. Abet Gobai wakil ketua Komite Solidaritas Kemanusiaan (Kosoke-Paniai) mengaku Mahasiswa Eksodus Paniai dalam bulan ini harus mendata berapa jumlah Mahasiswa/I sedang mengungsi di Paniai.

Kami minta mendata supaya muda melihat dan muda mengetahui Mahasiswa Eksodus Paniai yang sedang mengungsi di Paniai. Jika jumlah data sudah diakomodirkan oleh semua lembaga tingkat Forum serta Ikatan lokal kepada kami, maka kita sama-sama buka posko darurat mengungsi Mahasiswa Eksodus di Paniai.

“Menurut Abet Gobai kami diminta mendata kepada seluruh Mahasiswa/I hasal Paniai karena stabilitas Mahasiswa Eksodus itu jelas,” kata Abet Gobai kepada Wartawan, paniai, 13 Okt 2019.

Abet menuturkan, sepakat sejak berangkat, ‘Kosongkan Pulau Jawa’. Wakil Ketua Komite Solidaritas Kemanusiaan (Kosoke-Paniai), mengatakan sebagian mahasiswa Papua di Bandung dan sekitarnya telah pulang ke Papua dan sekarang memang sudah pulang.

“Mereka semua sudah kosongkan Pulau Jawa karena Pulau Jawa anggap kami bukan seperti manusia lagi. Perlakukan hal-hal yang tidak seperti manusia lakukan. Makanya kami beranggapan hidup di atas tanah kami lebih nyaman dibandingkan hidup di daerah orang lain,” kata Abet Gobai.

Sementara, sejak mahasiswa papua pulang, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebutkan bahwa dirinya menerima laporan lebih dari 800 mahasiswa Papua dan Papua Barat yang pulang.

“Banyak mahasiswa Papua dan Papua Barat yang sedang belajar di daerah-daerah seluruh Indonesia kembali ke Papua dan Papua Barat. Jumlahnya yang dilaporkan sekitar 835,” kata Wiranto, sajak Senin (9/9/2019) lalu.

Menyebutnya banyak jumlah pelajar sudah ke papua dan papua barat, pastinya Mahasiswa hasal paniai juga sudah tiba di kampung halaman. Karenanya itu, kami harap Mahasiswa Eksodus Paniai harus mendata, tambahnya Gobai.

“Selain itu Gobai mengatakan, ini akibat dari adanya Rasisme kepada manusia papua. Jadi? Jika jumlah data sudah diakomodirkan oleh semua lembaga tingkat Forum maupun tingkat Ikatan lokal kepada kami, kita sama-sama buka posko darurat mengungsi Mahasiswa Eksodus di Paniai,” jelas Abet Gobai.

_________________________
Redaksi | MW
Penulis : Yobo Pogeipai
Editor : Boas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here