Kapolres Jayawijaya masih Menelusuri motif Penikaman di Wamena, Siapa pelakunya ?

1
788
Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya

MAJALAHWEKO, WAMENA – Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya masih menelusuri motif penikaman yang menewaskan pekerja bangunan asal Toraja, Deri Datu Padang (30 tahun) di kawasan Distrik Woma, Sabtu (12/10).

“Belum diketahui, namun kami segera mengungkap,” kata Tonny Ananda yang pernah mantan Kapolres Lanny Jaya.

Tonny menyebut telah mengerahkan Satuan Reskrim Polres Jayawijaya untuk mengungkap aksi penusukan warga Toraja di Daerah Woma. “Kami belum tahu pelakunya, namun kami berupaya segera mengungkap dari Reskrim (penyidik) kami kerahkan, siapa sebenarnya pelaku-pelaku ini,” kata Tonny.

Baca Juga: TNI- Polri akan Patroli dan Razia Skala Besar di Jayawijaya

Dia mengaku telah memprediksi kawasan Distrik Woma, Wamena rawan gangguan kriminal, pascakerusuhan di wilayah tersebut pada 23 September lalu. Kerawanan ini menyusul banyaknya korban jiwa di kawasan Woma saat kerusuhan berlangsung.

“Memang kita sudah prediksi daerah Woma (lokasi penusukan) rawan. Kemarin (kerusuhan) sempat orang Padang dibakar atau pun apa,” bebernya.

Sejumlah pekerja bangunan dilaporkan diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) usai pulang dari kerja. 1 Tewas.

Kawasan Woma sendiri kini telah ditinggalkan oleh masyarakat pendatang yang ada di wilayah Wamena, pascakerusuhan. Tonny pun mengaku kaget karena ternyata masih ada kelompok peneror di daerah Woma, kawasan paling parah dalam kerusuhan lalu.

Baca Juga: Wamena Kembali Memanas, Satu Pekerja Dikabarkan Tewas

“Memang di daerah itu sementara kosong, warga pendatang belum kembali ke situ karena daerahnya terbakar, sehingga mereka belum menempati. Ternyata di sana masih kelompok peneror,” kata Tonny.

Sebelumnya, perantau asal Toraja bernama Deri Datu Padang (30 tahun) tewas ditusuk orang tak dikenal (OTK) di kawasan Distrik Woma, Sabtu (12/10) sore. Deri Datu ditusuk saat berkendara bersama temannya Bunga Simon (38 tahun) menuju Kota Wamena.

Deri yang berprofesi sebagai pekerja bangunan ini meninggal saat menjalani pertolongan medis di RSUD Wamena. Dia meninggal akibat luka tusuk mematikan pada bagian perut kanan. (Indonesia inside)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here