Seolah-olah Kita jadikan Orang ini seperti Tuhan…, Mengapa?

1
1104

Oleh: Nuken K

Nuken Kogoya, SH (Penulis)

MAJALAHWEKO, (OPINI) – Hari ini publik dikejutkan kabar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto ditusuk dua orang tak dikenal. Menkopolhukam Wiranto ditusuk setelah meresmikan Universitas baru di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) kemarin.

Media Nasional dan lokal cepat sekali pemberitakan peristiwa tersebut. Bahkan sejumlah rakyat kecil ikut bicara di seluruh Penyuruh Nusantara. Tidak kalah juga termasuk rakyat dan Bangsa West Papua. Hehe kenapa?

Tusukan sekecil seperti silet di badan Wiranto dan Anggota polisi ini membuat rakyat dan bangsa west Papua Hari buka hati dan buka mata Besar-besar. Bahkan di rumah-rumah atau di persekutuan seklipun tidak henti-henti bicara tentang Wiranto yang kini menjadi Trending topic di Papua dan Indonesia.

Seolah-olah kita jadikan Wiranto seperti Tuhan. Orang paling suci, yang dihormati, mengapa? Padahal Orang ini pembunuh, Pelaku pelanggaran Ham. Orang Salah masih kita hormati. ya itulah kehidupan bersama Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Kunai, Pisau Ninja yang Dipakai Menusuk Wiranto

Rakyat dan Bangsa West Papua pun beramai-ramai tulis tentang berita Wiranto di akun media sosial mereka sendiri. Salah satunya adalah Halaman Facebook #Sentani_News. Berikut tulisan yang dikutip di majalahwekonews.com.

PANTAUAN #SENTANI_NEWS SOAL WIRANTO DITIKAM OTK

Wiranto ternyata sengaya buat skenario untuk membendung serangan Politik yang kian menjadi beban Negara saat ini.!!

Lihat: Kepada seluruh Rakyat Bangsa Papua ikuti Situasi ini dengan baik. WIRANTO TIDAK DITIKAM
lihat foto baik. Wiranto sedang memakai Rompi yang di bukus oleh baju saat turun dari mobil.

Dalam Foto/Video dari tubuh Wiranto tidak mengeluarkan Darah. Foto-foto dan Video yang beredar sekarang semuanya yang di ambil dari samping mobil dan tidak terlihat dengan jelas bahwa Wiranto ditikam, Yang terlihat hanyalah tiba-tiba seorang pria mengayun Sangkur (Pisau) Wiranto membuang diri dan dimasukan kedalam mobil lalu dibawa langsung ke R.S

Baca Juga: Tatap muka Menkopolhukam- tokoh Masyarakat Jayawijaya dinilai sia-sia lagi mengecewakan

Ke-tidak mampuan negara untuk mempertanggung jawabkan skalah Politik akhirnya NKRI mempunyai satu Trik (cara) untuk menghilangkan segalah tuntutan rakyat.

Menko polhukam Wiranto

Isu yang sekarang beredar adalah
1: Ada gerakan Radikal.
2: pengamanaan pejabat perlu ditingkatkan mungkin nanti ada banser dipersenjatai.

=RADIKAL, Yang artinya Semua gerakan yang bertantangan dengan negara seperti ULMWP, KNPB, GAM, RMS akan di buruh habis-habisan dan tidak ada aksih demo Damai (Rakyat) lagi dalam Negara ini.

=Pengamanaan, Banzer Tim Sukses Joko Widodo akan dipersenjatai untuk membantu memberantas Organisasi yang ingin menyuarakan Tuntutan Rakyat Kepada Pemerintah.

LANJUTKAN PERLAWANAN..!!!!!!
SALAM SATU JIWA..!!!!!

Baca Juga: Penguasa Indonesia Memproduksi Hoax untuk Mengalihkan Akar Persoalan Rasisme yang Dialami Rakyat Papua Selama 58 Tahun

Bahkan sejumlah pemuda Papua di pertanyaan taktik atau permainan yang di permainkan oleh Negara ini. Salah satunya adalah Nilas Kogoya, Sekretaris Pemuda Baptis Papua.

“Seandainya Wiranto ditikam di Papua, apa yang diperlakukan oleh TNI/Polri kepada warga yang ada di sekitar lokasi TKP ??” tanya Nilas.

Jika saya kutip semua tulisan tentang Wiranto maka, Terlalu banyak, sebab tidak sedikit orang tulis di dinding mereka.

Dengan demikian, peristiwa ini menyadarkan kita, untuk terus menulis, apa yang terjadi di atas Tanah Melanesia, West Papua. Sampaikan pada Dunia, tentang pelanggaran berat Ham yang dilakukan oleh Negara Kolonial Indonesia.

Baca Juga: Mengapa Komunitas Internasional Mendiamkan Perlakuan Indonesia di Papua?

Banyak peristiwa yang ada di sekitar kita namun kita tidak pernah menyadari hal itu. Dianggap itu hanya biasa-biasa saja. Sebab tidak heran juga karena hidup kita diatas Darah dan Air mata.

Sadarlah, kawan yang masih tidur enak di aquarium, anda sudah dikaratinin, kapan anda akan dibunuh dengan acara halus sistematis dan terstruktur.

Semoga tulisan ini membuka hati dan pikiran para Pembaca. One People, One Soul: West Papuan Nationalism

 

______________________________________
Jayapura West Papua, 11 Oktober 2019.
Penulis: Nuken Kogoya, SH (Yang saat ini masih menulis di media online majalahwekonews.com).

1 KOMENTAR

  1. Dasar kamunya yang pemalas tidak tahu kerja cuma mengharap bantuan pemerintah saja. Coba kalian pikir berepa dana APBN yang di alokasikan pemerintah tiap tahun untuk Papua. Dan bandingkan berapa pendapatan negara dari royalti di freeport. Itu herbanding terbalik. Sebenarnya kalau kita kaji dalam dalam pemerintah rugi. Kedua, coba kita kaji baik-baik kenyataan yang ada di peginungan sekarang. Kita sangat prihatin dengan keadaan masyarakat perantau. Beegeeak sedikit saja disalahkan. Hak asasi diinjak. Tidak ada kebebasan bagi pendatang. Mereka dipukul , dirampok, bahkan dibunuh. Tapi zanpa ada peekara. Terbalik dengan pribumi. Mereka seakan akan Ruhan di tanah mereka dipapua ini. Mereka seenaknya berbuat, menuntut denda dan semacamnya yang penting meeeka bisa dapat uang hanya untuk berfoya- foya. Jadi itukah yang dinamakan HAM. Kalau kita kaji secara mendalam apa yang terjadi di papua ini adalah masalah kecemburuan sosial. Mestinya kalau mau maju kesampingkanlah hukum adat karena hukum adat sangat menghambat perkembangan papua. Jadi saran saya jangan asal bunyi saja di artikel tapi tidak melihat dan mengalami apa sebenarnya yang terjadi dipapua. Jangan hanya mendengar kabar burung lalu menulus artikel hoax seakan melihat peristiwa dan kenyataan yang terjadi yang sebenarnya. Bercerminlah pada daerah lain yang ada di indonesia. Kenapa mereka bisa maju, dan kalau itunkalian lakukan saya percaya tanah oapua ini bisa maju seoerti daerah lain di Indonesia. Masyarakat ulet, mandiri dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah lewat dana desa dan lainnya. Tanah papua ini subur, jangan hanya pangku tangan , mari kita giat berusaha janga hanya tinggal diam. Ssya yakin kalau ini kita lakukan pasti kita hisa bersaing dengan daerah lain di NKRI ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here