Veronica Koman Bertemu dengan Komisioner Tinggi HAM PBB

0
1285

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Pengacara hak asasi manusia (HAM), Veronica Koman yang aktif mengadvokasi persoalan Papua bertemu dengan Komisioner Tinggi HAM PBB. Selasa (8/10/2019).

Dalam rilisnya di Facebook pribadinya Veronika menulis bahwa “Sungguh sebuah kehormatan bisa bertemu dengan perempuan inspiratif dengan perjalanan hidup yang luar biasa: Michelle Bachelet.

Sebelum menjabat sebagai Komisioner Tinggi HAM PBB saat ini, ia adalah presiden perempuan Chile pertama, dan pernah terpilih dua kali untuk jabatan tersebut.

Baca Juga: Benny Wenda tidak Diusir dari Ruang Sidang Umum PBB 2019, Ini Faktanya

Ia menghasilkan banyak hukum dan reformasi yang progresif selama masa jabatannya. Sebagai pegiat hak perempuan terkemuka, ia juga pernah ditunjuk menjadi direktur pertama UN Women.

Di bawah kediktatoran Pinochet, ayahnya ditahan atas tuduhan pengkhianatan dan kemudian meninggal di dalam penjara, sementara ia sendiri dan ibunya juga pernah dipenjara dan disiksa. Ia lalu harus pergi meninggalkan negaranya dan mencari suaka di Australia.

Saya menyampaikan kepadanya tentang perkembangan situasi terkini krisis West Papua terutama tentang pendekatan keamanan oleh pemerintah Indonesia, banyaknya warga sipil yang kini berada dalam pengungsian, pemberangusan hak atas kebebasan berekspresi besar-besaran termasuk penangkapan para aktivis politik damai.

Baca Juga: Benny Wenda Meminta PBB segerah Turun Tangan dan Menghentikan Pertumpahan Darah di West Papua

Saya juga memberitahunya tentang penggunaan kekuatan berlebihan dalam menangani aksi para pelajar dan mahasiswa yang menolak berbagai perangkat hukum bermasalah di Indonesia bulan lalu.

Sumber: Fb Veronika K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here