Pemuda Papua: Jokowi Membangun Papua itu tugas, Tidak ada Hubungan dengan Papua Merdeka

33
37999
Jokowi Dodo, Presiden RI

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – “Jokowi mimpi mau membangun Papua semegah Dubai atau sekelas Paris. Itu tugas dan kewajiban anda. Rakyat, milih anda untuk itu. Berbuat baik sama rakyat itu harus dan wajib. Jadi, tidak ada yang dibanggakan apalagi berikan pujian. Yang layak diberi pujian hanya Tuhan. Bukan Jokowi. Yang kurang hajar itu tidak membangun sama sekali.

Hal ini dikatakan oleh salah satu pemuda Papua, Maiton Gurik, melalui pesan rilis yang diterima redaksi media online majalahwekonews.com. Senin, 7 Oktober 2019. Di Jayapura Papua.

Baca Juga: Kemerdekaan Rakyat dan Bangsa West Papua hanya Persoalan Waktu

Karena itu, Lanjut Maiton “pembangunan di Papua tidak ada hubungan dengan ‘Papua Merdeka’. Papua Merdeka itu nasionalisme orang Papua. Sebelum, Indonesia tiba nasionalisme orang Papua sudah ada. Indonesia itu tamu dan pendatang di tanah Papua.

Foto: Maiton Gurik, di kampung Halaman Lanny Jaya Papua

Baca Juga: Negara; Kami Sudah Sekolah

Hal ini yang tidak bisa dipahami oleh orang Jakarta sampai hari ini dan sebagian elit kaki tangan Jakarta yang ada di Papua. Kata dia.

Ditegaskan, “Sekali lagi, Jokowi mau membangun Papua jalan tol, trans, atau jembatan gantung semegah Shanghai, sekalipun. Merupakan tugas dan kewajiban. Tidak ada hubungan dengan nasionalisme orang Papua. Saya rasa, soal ini orang Jakarta mesti banyak belajar termasuk elit di Papua”.

 

(Nuken/MW)

33 KOMENTAR

  1. Hai Pemuda Salah Satu Papua… Tugas Jokowi memang Seperti yg Anda maksud… Dan Tugas Anda Sebagai Rakyat adalah Bersyukur karena Jokowi mau menjalankan Tugasnya… Kalau anda tidak mau menerima apa yg sudah Jokowi lakukan, ya janganlah anda berperan sebagai rakyat… Pindahlah menjadi rakyat negara lain… Mudahan itu akan memuaskan hatimu… Jangan salahkan yg sudah benar… Kenapa pemimpin yg tidak benar kemarin tidak sampean kritik he… Yg sudah benar di kritik… Yg tidak benar didukung… Sampean sehat? Bersyukurlah sampean masih diperhatikan… Masih banyak rakyat yg belum terperhatikan…

    • Seberapa nilai uang atau bangunan untuk orang Papua tidak akan pernah merendam atau menghakiri koflik Papua. Selama orang papua masih berteriak papua Merdeka.

      Apalagi jokowi mau datang ke papua, bikin apa kesini.. Bagi orang Papua tidak ada artinya..

  2. Jangan mimpi bocah muda, berbuat baiklah selamanya, niscaya dirimu akan terpilih seperti Jokowi, paham tho maksut ku….

  3. Melakukan yg baik masih salah ..apalagi tidak melakukan, mari bersama2 membngun…kl mliht keblkng trs kpn maju dan sejhtra, di uji dgn gempa saja kita lari tunggang langgang tidak memikirkan harta…, Damai Indonesiaku.

    • Hahaha..
      Jokowi juga tdak pernah berbuat baik pada orang papua mo.. Padahal ini periode kedua.. Bangun beda mati jangan bilang itu berbuat baik.
      Jokowi tdk berbicara kemanusia..

  4. Jangan bawa bawa Tuhan, Tuhan tidak mengajarkan yang anda tulis, Tuhan ajarkan saling mengasihi dan menghotmati atasanmu, jokowi itu juga atasan hargailah dan bersyukur beliau sdh mau membangun papua dengan iklas dan doakan pemimpinmu agar hidupmu bisa lebih baik.

      • brani bersuara krn ada uang & penguasa di belakang….sadar bung,brp bnyak rakyat yg kau peralat & korbankan untk nafsumu.kalau rakyat tdk ingin jokowi & Indonesia,knp pemilu kemarin kalian smua rakyat papua tdk golput?

      • Udah lepas aja beres..bikin pusing..mbunuh pekerja 30 orang santai ajaorang papua kalo saudara.kalo ada yg mati satu teriak2 ham…paling jg ujung2 ribut sendiri2 rebutan kekuasaan.udahlah biarin aja mau kelaparan jg gak usah di bantu dokter kita dan guru2 kita di sana cabut aja.baru pinter dikit dah banyak tingkah.

        • Hahahaha.. dari pada anda pusing, lebih bagus pulang saja ke Daerah kalian.. orang papua tidak akan pernah Lapar, selama orang papua masih punya Ubi, singkong, Keladi, dan masih banyak maknan yang lain secara Alami. Justru kalian datang membunuh manusia Papua secara halus lewat makanan kios..

  5. Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengasihi, pemimpin negara yg sah sesuai azas demokrasi sudah melakukan tugas nya dengan baik untuk pembangunan papua.
    Pemerintahan sekarang juga sudah melakukan yg terbaik buat papua (dari pembangunan, SDA dan SDM) jd anda harus bisa menghargai pemimpin NKRI.
    Percayalah pemerintah sekarang akan fokuskan tuk kemajuan papua, jd anda jangan mendokrin warga papua untuk papua merdeka.

    • Mau fokus atau tidak itu urusan pemerintah, mau bangun seberapa Nilainya..
      namun Selama jokowi dan petinggi Negara lainnya belum tuntaskan akar masalahnya, Papua tidak akan pernah Damai dan berhenti konflik…
      Cari akar konlik yang berkepanjangan ini, jangan hanya menghalau asapnya saja, selama apinya masih bernyala..

    • Wis … wis … wis sing pinter ayo padha ngalah …. debat karo wong bodho nganti kapan wae ora ana gunane ….. percuma !!

  6. Apakah anda yakin suara anda suara mayoritas orang papua ? Mimpi koq lagi duduk2… menghayal kaliii…. anda ikuti aja beni wenda ke london. Jangan adu kami basodara….

  7. Sepertinya Kakak Nuken ini ingin segalanya seperti mujizat. Semua bisa tiba-tiba ada. Mana mungkin Kakak.
    Daerah lain di Indonesia juga sama. Semua melalui proses sebelum seperti sekarang ini menjadi lebih baik.
    Jangan mengingkari fakta bahwa pembangunan yang dilakukan Jokowi/pemerintah saat ini itu penting untuk masa depan Papua. Memang tidak bisa dirasakan langsung saat ini dan terkesan sebagai “ada maunya”. Kakak Nuken bilang, itu KEWAJIBAN JOKWI. Yang pasti masyarakat Papua akan masih ada di 10, 15, 25, 50, 100, …. Tahun akan datang.
    Saat itulah apa yg dilakukan Jokowi saat ini dirasakan.
    Saran saja untuk Kakak Nuken. Seperti lagu Indonesia Raya. “Bangunlah JIWANYA, Bangunlah BADANNYA”. Berperanlah MEMBANGUN JIWA masyarakat dan generasi muda Papua melalui support pendidikan. Pembangunan jiwa itu melalaui pendidikan. Biar Jokowi yang urus PEMBANGUNAN BADAN, Infrastruktur yang sangat dibutuhkan untuk kemajuan.
    Selamat berjuang untuk kesejahteraan di masa depan.
    #JanganMenolehTERUSkeBelakang.
    #KarenaCahayaKemuliaanAdaDiDepan.

    • Mua bangun dengan seberapa Nilainya.. itu bagi orang Papua tidak ada Nilainya. Conhtoh, Bangun Mol untuk berdagang di beberapa kota besar Papua, atau pembangun lain, bagi orang papua, itu hanya benda mati. itu yang di maksud kesejahteraan, atau jalan trans Papua, itu kah? atau lainnya?

      Selama jokowi dan petinggi Negara lainnya belum tuntaskan akar masalahnya, Papua tidak akan pernah Damai dan berhenti konflik… Karena negara sendiri yang memelihara Konflik.
      Cari akar konlik yang berkepanjangan ini, jangan hanya menghalau asapnya saja, selama apinya masih bernyala..
      Saya pikir adik sudah mengerti maksunya kaka…

  8. Indonesia merebut Papua dari Belanda, tidak termasuk orang orangnya. Jadi Papua milik Indonesia sampai akar akarnya.apabila tidak setuju dengan indonesia, maka kalian pergilah dari tanah Papua. Tra usah maki maki presiden Indonesia, sebab kalian cuma numpang di tanah kekuasaan indonesiA. Pergilah kalian.

  9. Hebat ni nuken, tidak berbuat apa apa omong doang besar, dasar sampah!…… Bantu sana saudara saudaramu orang papua yang saat ini masih banyak telanjang dan kekurangan, bukan Malah kau jadikan saudaramu korban adudomba dengan pendatang….

  10. Wis wis wis …. sing pinter lan waras ayo padha ngalah percuma debat karo wong ora paham sejarah Papua (Irian Barat) … ora ana gunane !

  11. Wis … wis … wis sing pinter ayo padha ngalah …. debat karo wong bodho nganti kapan wae ora ana gunane ….. percuma !!

  12. kaka dari tadi berbicara tentang akar permasalahannya, pemerintah harusnya segera menyelesaikan akar permasalahannya jangan halau asap nya saja.. Tetapi, perlu saudara ketahui manusia itu tidak punya ilmu kebatinan. Maksudnya kalau apa yang saudara anggap sebagai akar permasalahan nya itu tidak saudara komunikasikan dengan pemerintah dan anggota dewan yang ada di pusat, maka tentu pemerintah tidak akan bisa untuk segera menyelesaikan akar permasalahannya.. Jadi, semua itu perlu komunikasi.. Jangan samapai ini hanya berbicara omong kosong (pemerintah harus segera selesaikan akar permasalahannya agar konflik segera usai tapi tidak mau kalian sampaikan kepada wakil kalian yg ada di senayan atau kepada gubernur agar di sampaikan ke presiden).. Jangan sampai ini jadi alasan.. Dan perlu saudara ketahui. Keputusan PBB tetang referendum itu sifatnya finall, tidak ada lagi referendum, karena apa dulu tahuun 1965 itu sudah pernah di adakan referendum. Karena kalau PBB mengingkari referendum yg pertama itu, nanti bisa memicu konflik yg lebih banyak lagi di negara” lain yg dulu juga pernah referendum..

  13. Hahaaa..mungkin ini orang kcewa krn gak ikut diundang ke istana..nyadar bro,,mungkin kau sampah yang gak perlu dipandang

  14. Hadapi segala sesuatu dengan kepala dingin,hargai hak berpendapat anak bangsa sepanjang dalam batas batas kewajaran. Indonesia adalah kita,dan kita adalah indonesia…..dari sabang sampai marauke,,,dari marauke sampai kesabang……

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here