Pelajar dan Mahasiswa Nduga di Jawa Timur sepakat pulang ke Papua

5
587
(Foto Dok: Mahasiswa Papua di Jakarta)

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Pelajar dan Mahasiswa Nduga di Malang dan Surabaya, Jawa Timur bersepakat memboikot semua aktivitas sekolah serta perkuliahan dan menyatakan siap pulang ke Tanah Papua.

Hal ini dikatakan Koordinator Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Nduga (IPMNI) DPC Jawa Timur, Timi Gwijangge kepada Jubi, Senin (16/9/2019).

Ia menjelaskan, rencana kepulangan pelajar dan mahasiswa ini sesuai kesepakatan bersama dalam rapat IPMAPA Malang yang dihadiri  mahasiswa asal Papua dan Papua Barat.

“Kami semua bersepakat untuk memboikot segala aktivitas sekolah, kuliah dan non kuliah sehingga kami siap pulang ke tempat asal kelahiran kami,” katanya.

Baca Juga: Di Mata Klonial Indonesia, Orang Papua Memandan Monyek Atas Dasar Apa?

Ia menyampaikan, eksodus mahasiswa dan pelajar Papua se Jawa Timur ini sebagai bentuk perlawanan terhadap rasialisme, intimidasi, diskriminasi, marginalisasi, serta penjajahan terhadap bangsa Papua oleh Pemerintah Indonesia.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Nduga se-Jawa Timur Serry Gwijangge menegaskan, pemboikotan segala aktivitas sekolah dan kampus sejak 17 Agustus 2019 sampai hari ini adalah tindakan nyata guna meminta referendum Papua Barat.  Ini kata dia adalah solusi demokratis bagi bangsa Papua Barat.

Baca Juga: Belum Ada Kata Sepakat Ribuan Mahasiswa Papua Tolak Pertemuan Bersama Gubernur

“Kami tegas menyampaikan pernyataan sikap ini yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat khususnya Gubernur, MRP, DPRD,  DPRP, para Bupati se tanah Papua, LSM, dan tokoh-tokoh buatan pemerintah Indonesia yang datang ke Jakarta itu, kami minta stop mulai dari sekarang,” katanya. (*)

__________________

Editor: Edho Sinaga

Sumber: jubi.co.id

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here