Ketika ditanya Tujuan pengambilan gambar Mahasiswa Papua di Bandara Juanda Berulang kali, Apa Kata Orang ini?

1
2812
Salah satu mahasiswa Papua saat menanyakan anggota intel yang mengambil gambar

MAJALAHWEKO, SURABAYA – Pendekatan keamanan yang dilakukan oleh aparat TNI dan Polri di Kos-kosan, Kontrakan dan Asrama mahasiswa Papua belakangan ini cukup marak. Hal menimbulkan rasa ketidaknyamanan bagi mahasiswa Papua di setiap kota studi.

Di berbagai kota mahasiswa dan pelajar dipaksa untuk mengaku merasa nyaman oleh aparat. Sekaligus merekam video dengan narasi-narasi nasionalisme seperti Cinta Indonesia, NKRI harga mati dan lain sebagainya. Sehingga sebagian besar dari mahasiswa Papua di berbagai kota studi mulai eksodus atau pulang ke Tanah Air Papua.

Di Surabaya, pada Rabu 11 September 2019, sebanyak 32 orang mahasiswa Papua  dari Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nduga yang berkuliah di Surabaya dan Malang, Jawa Timur memilih pulang ke Papua.  Mereka tiba di Bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 16 : 00 WIB hingga pukul 18 : 00 WIB, menunggu Check in Tiket pemberangkatan  tujuan Timika dan Jayapura.

Tiba-tiba beberapa orang yang mencurigakan datang memantau mereka. Salah satu mahasiswa mengatakan, kejadian itu terjadi saat kami menunggu Check in Tiket “sekitar pukul 18 : 20 WIB  kami mulai menuju ke ruang Ceck in Ticket, saat kami pegang tas pegangan masing-masing tiba-tiba seseorang yang mencurigakan memotret kami secara sembunyi.  Kami tanya dia, apa tujuan pengambilan gambar kami? Dan bapak sebagai apa? Dia tidak menjawab. Tapi setelah kami tanya berulang kali dia mengaku bahwa dia adalah anggota intel.”

Dia juga mengaku bahwa dia ditugaskan oleh atasannya untuk memantau pelajar dan mahasiswa beserta Orang Papua secara keseluruhan yang hendak pulang ke Papua. ” Dia bilang saya dengar belakangan ini ada banyak pelajar dan mahasiswa asal Papua pulang, sehingga mengambil gambar untuk melaporkan kepada atasan saya,” kata salah satu mahasiswa.

Saat para mahasiswa berbicara dengan anggota intel tersebut, sebanyak 8 anggota (TNI dan Polisi bergabung dengan banyak intel yang menghadang mereka. Tapi, Pada pukul 19 : 05 WIB mahasiswa meninggalkan kerumunan aparat tersebut menuju petugas untuk Check in Tiket.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here