Penguasa Indonesia masih Memandang Orang Papua sebagai Setengah Binatang

2
90
Victor Yeimo

Oleh: Victor F Yeimo, Jubir Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

MAJALAHWEKO, (OPINI) – Rakyat Papua itu bukan “binatang” yang mudah diprovokasi oleh ULMWP, KNPB, Veronika Koman atau Benny Wenda. Mereka bergerak turun jalan bukan karena organisasi dan oknum-oknum tertentu. Mereka turun jalan melawan penguasa kolonial karena mengalami penindasan dibawa penguasa Indonesia.

Penguasa Indonesia masih memandang orang Papua sebagai subhuman (setengah binatang) yang gampang diprovokasi. Sehingga melempar kesalahan ke organisasi dan oknum-oknum tertentu sebagai pelaku atas pemeberontakan yang dilakukan rakyat Papua.

Coba tanya rakyat Papua yang turun jalan, adakah mereka diprovokasi oleh KNPB? Veronica Koman? Benny Wenda? Jelas sama sekali tidak ada. Maka pernyataan Kapolri yang menuding mereka diatas sebagai dalang kericuhan Papua adalah tidak mendasar dan hanya mencari-cari kesalahan, sambil menutupi kejahatan terhadap rakyat sipil yang dilakukan oleh aparat penguasa Indonesia.

Baca Juga: Blokir Internet di Papua, Bukti Negara Tidak Mampu Tangani Papua

Negara mengalihkan opini rakyat Indonesia dan Internasional dari kejahatannya. Kami rakyat Papua juga tidak berjuang untuk untuk agenda PBB.

Bagi rakyat Papua, perjuangan terhadap harkat dan martabatnya harus dilakukan terus menerus. Entah PBB atau dunia internasional, kami tidak peduli. Kami berjuang turun jalan karena harga diri kami disamakan dengan binatang. Dan kami berjuang karena kemerdekaan adalah keharusan untuk menyelamatkan tanah dan manusia Papua.

KNPB tidak akan lari. Kami ada diatas negeri ini. Diburu, dipenjara dan bahkan dibunuh adalah konsekuensi dari sebuah jalan perjuangan kebenaran. Kami lahir disini, besar disini, berjuang disini, dan akan mati diatas tanah ini.

Salam damai,
Disini, diatas negeri revolusi

 

___________________

Penulis Victor F Yeimo, Jubir Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here