Mengapa Mahasiswa Papua pulang kembali ke Papua

0
10

Oleh: Marius Goo

Setelah Mahasiswa Papua distigma monyet mahasiswa merasa bahwa tak pantas tinggal bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mahasiswa Papua merasa martabatnya direndahkan dan merasa tidak cocok jika tinggal bersama Indonesia yang merasa manusia paling super atas orang Papua. Karena itu, mahasiswa Papua memutuskan untuk pulang kembali ke tanah Papua. Hingga kini hampir seluruh mahasiswa Papua sudah pulang ke Papua dan yang masih di tempat studi pun  sedang berpikir untuk pulang. Diperkirakan pada bulan Oktober semua Mahasiswa Papua sudah di tanah Papua.

Mengapa seluruh mahasiswa Papua pulang kembali ke Papua? Alasan mendasar seluruh mahasiswa Papua pulang ke Papua adalah karena merasa martabat kemanusian direndahkan. Bahkan setara dengan binatang jenis monyet.

Mahasiswa Papua pulang ke Papua mau menyatakan secara nyata dan jujur bahwa mereka bukan monyet namun manusia. Orang Papua bukan monyet. Orang Papua adalah manusia yang setara, sederajat dengan manusia lain di dunia. Kemanusiaan itu diperjuangkan dan direbut kembali jika direndahkan dengan alasan apa pun. Mahasiswa Papua pulang kembali ke Papua untuk memperebutkan harga diri yang direndahkan. Mereka bersikap, bertindak demi kemanusiaan mereka sendiri. Ketika orang Indonesia merendahkan kemanusiaan orang Papua orang Papua bangkit memperjuangkan dan memperebutkan kemanusiaan yang dijajah.

Baca Juga: Asrama Papua di Surabaya Dilempari Karung Berisi Ular Piton

Sikap  paling radikal kepulangan mahasiswa ke Papua adalah bukti bahwa Papua bukan bagian dari Indonesia. Mereka pulang ke Papua menyimbolkan bahwa mereka berpisah dari NKRI. Hanya dengan pulang kembali ke Papua hendak membuktikan bahwa memang Indonesia telah menjadikan orang Papua sebagai “warga kelas dua dalam NKRI”, semua setiap persoalan diselesaikan secara represif militeristik. Mahasiswa sebagai agen of change merasa bertanggung jawab atas semua situasi yang terjadi bagi rakyatnya sendiri. Sehingga aksi serentak semua mahasiswa dari semua kota studi untuk pulang kembali adalah satu bentuk aksi kritis yang dapat diapresiasi. Bahwa mereka tidak terima dengan stigma monyet dan menolak secara tegas melalui aksi-aksi, salah satunya pulang kembali ke Papua.

Untuk apa mahasiswa Papua pulang kembali Papua?

Tujuan kembali ke Papua jelas, bahwa mereka menolak stigma orang Papua monyet. Mahasiswa menolak dengan pulang kembali ke Papua, sekaligus sebagai simbol perpisahan dengan NKRI. Mahasiswa Papua mereka muak dan tidak betah tinggal dengan NKRI yang penuh rasis, yang selalu menomorduakan rakyat Papua. Mahasiswa Papua berpikir lebih revolusif, yakni mereka ingin mengatakan keperbedaan dengan Indonesia baik secara konstitusi maupun kultural.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Pulang ke Papua, AMP Minta Buka Posko Darurat Bagi Mereka

Kepulangan mahasiswa ke Papua untuk mengatakan keperbedaan antara orang Papua dan Indonesia. Sehingga mahasiswa Papua pulang ke Papua merupakan aksi pertama tentang perjuangan revolusi Papua. Aksi selanjutnya kembali kepada mahasiswa Papua yang pulang, aksi apa yang harus diambil selama berada di Papua. Apakah mau cuci tangan atau mau mengambil sikap oposisi sebagai bukti kepulangannya ke Papua? Salah satu aksi yang dilakukan adalah melakukan penyadaran-penyadaran politik. Mencerahkan dan membuat rakyat melek politik agar tidak menjadi boneka dan budak hegemoni penguasa yang rasis dan menjajah. Selain itu mahasiswa Papua harus produktif dalam melakukan kegiatan-kegiatan edukatif, inovatif dan kreatif, bukan masa bodoh dan acu tak acu.

Pada akhirnya alasan mendasar mahasiswa pulang ke Papua adalah melawan sistem negara yang disktiminatif, rasis dan menyatakan sikap bahwa mahasiswa Papua adalah agen of chane yang dapat merevolusi. Aksi pulangnya mahasiswa adalah sikap awal mengubah wajah Papua kelah menjadi lebih berwajah manusia arau lebih bermartabat.

Penulis adalah mahasiswa pascasarjana SekolahTinggi Filsafat Teologi (STFT) Widya Sasana Malang, Jawa Timur

_________________________

Sumber: WAGADEI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here