Penyerangan Minggu Pagi ke Asrama Nayak, Begini Kronologisnya

0
15

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Penghungi asrama Nayak, asrama mahasiswa Jayawijaya yang terletak di Jl. Sorong, No. 04, Kampkey, Abepura, Kota Jayapura pada Minggu 1 September 2019 dan warga yang tinggal di sekitar lampu merah Kamkey diserang sekelompok warga.

Menurut pengakuan para penghuni asrama Nayak, penyerangan itu dilakukan sejak pukul 02.00 pagi menjelang subuh.

Ketua I Himpunan Pelajar Mahasiswa Jayawijaya (HIPMAJA), Elius Wenda dan Sekertaris Umum HIPMAJA menjelaskan kronologis lengkap yang mereka alami.

Begini Kronologisnya

Sebelum kejadian (penyerangan) pada hari sabtu 31 agustus 2019 pukul 11: 00 WP setelah Badan Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Pegunungan Tengah Jayawijaya mendatangi Polsek Abepura dan melakukan koordinasi untuk meminta perlindungan, untuk menjaga dan antisipasi adanya serangan dari oknum sekelompok warga terhadap warga di sekitar Kamkey (Pangkalan Ojek Garuda dan Lampu Merah Kamkey) dan asrama Nayak.

Baca Juga: Papua Bergejolak, Pak! Kuping Bapak Seperti Disumbat Tisu Basah

Maikel Karet, umur 28 tahun yang meninggal setelah tertembak dan kena peluru aparat keamanan dalam insiden pada Minggu 1 September 2019 di Kamkey. (HIPMAJA for SP)

Pukul 12.15 malam WP, Kapolsek Abepura  mendatangi asrama Nayak untuk sepakati bersama dalam hal menjaga keamanan dan  kenyamanan di sekitar lingkungan belakang pangkalan Garuda, Kamkey, Lampu Merah. Kapolsek Abepura menjamin bahwa anggotanya akan di tempatkan di beberapa titik (Pangkalan Garuda dan Lampu Merah Kamkey).

Namun, kenyataannya tidak ada aparat yang datang untuk menjaga keamanan di sekitaran wilayah Belakang Pangkalan Garuda  dan Kamkey, di Lampu Merah.

Pada Minggu 1 September 2019 pukul 02:00 WP di belakang Pangkalan Garuda dan lampu merah Kamkey hingga tanah hitam terjadi penyerangan dari sekelompok wara terlebih dahulu terhadap penduduk yang bermukim di sekitaran belakang pangkalan garuda sampai berdampak pada penghuni yang berada di asrama Nayak.

Saat itu, penghuni asrama tengah beristirahat sambil memantau perkembangan dan membaca situasi, penyerangan tersebut terjadi. Mulai dari saling kejar-kejaran hingga terjadi saling lempar selama kurang lebih selama 2-3 jam.

Setelah peristiwa itu terjadi, aparat keamanan dari Polsek Abe datang ke TKP. Namun kedatangan aparat keamanan tersebut tidak mampu meredakan situasi yang saat itu terjadi. Justru beberapa aparat keamanan bergabung dengan sekelompok hingga mengeluarkan tembakan beberapa kali.

Akibat dari penembakan yang dilakukan aparat tersebut,  beberapa warga Kamkey dan penghuni Asrama menjadi korban. Ada korban yang meninggal dunia dan ada yang mengalami luka-luka.

Baca Juga: Sadar, Bersatu dan Melawan Balik..!

Dua jam kemudian,  personil TNI dan Brimob didatangkan dan ditempatkan di beberapa titik kerusuhan (Pangkalan Ojek Garuda dan Lampu Merah Kamkey) dan melakukan negosiasi kepada sekelompok dan penduduk sekitaran belakang pangkalan garuda. Kemudian, diikuti oleh Kapolsek Abe. Namun situasi memanas kembali ( aksi saling ejek terjadi) antara sekelompok warga dan penghuni asrama dan penduduk sekitaran belakang pangkalan garuda dan lampu merah Kamkey.

Situasi Mulai Mereda

Sekitar pukul 06.00 WP, aparat keamanan dengan dua truk dan satu strada dari Angkatan Laut ke TKP untuk melakukan pengamanan. Setelah melakukan negosiasi antara sekelompok warga dan warga sekitaran kamkey dengan pihak keamanan dilakukan,  situasi mulai reda dan kedua belah pihak dibubarkan oleh aparat keamanan.

Maikel Karet, umur 28 tahun yang meninggal setelah tertembak dan kena peluru aparat keamanan dalam insiden pada Minggu 1 September 2019 di Kamkey. (HIPMAJA for SP)

Satu Orang Meninggal, Belasan Luka-luka

Dalam peristiwa tersebut, ada beberapa warga dan mahasiswa menjadi korban luka- luka hingga ada yang meninggal dunia akibat kena tembakan.

Korban Meninggal Dunia

Maikel Karet, umur 28 tahun, alamat Kotaraja Luar. Meninggal setelah  kena tembakan timah panas pada dada hingga meninggal dunia.

Korban Luka-luka

Wilantus Umur, umur 31 Tahun, Alamat kamkey, Kena panah besi di lengan kiri.

Sisilia Asso, mahasiswi, Umur 19 tahun, alamat Asrama Putri Jayawijaya, Padang Bulan, Kena tembakan peluru senjata aparat  pada paha kiri. Sementara dalam keadaan kritis.

Temi wetipo, mahasiswa, umur 20 tahun, alamat Asrama Nayak, Kena panah sumpit dan mengalami luka di paha

Linus Wenda, mahasiswa, umur 23 tahun, alamat asrama nayak
Kena panah sumpit dan alami luka-luka

Fransiskus Lokobal- mahasiswa umur 24 tahun alamat, Asrama nayak
Kena panah sumpit dan alami luka-luka

Natan Himanm, mahasiswa, umur 20 tahun, alamat asrama nayak (kena pana sumpit luka- luka

Manu Lokobal, mahasiswa umumr 19 tahun, alamat Asrama Nayak, Kena panah sumpit dan alami luka-luka

Papua Hamong, warga, umur 32 tahun, alamat Kamkey, Kena petasan, kena panah sumpit dan luka-luka

Willy Watunwuluk, warga, umur 22, alamat Kamkey, Kena panah sumpit dan luka-luka

Yosep asso, mahasiswa, umur 20 tahun, alamat asrama Nayak, Kena panah sumpit dan luka-luka

Jefferson, mahasiswa, umur 27 tahun, alamat Kamkey, Kena panah sumpit dan alami luka-luka

Fredik Sineri, warga umur 24 tahun, alamat Kamkey, Kena panah sumpit dan luka-luka

Moses Mote, warga, umur 36 tahun, alamat kompleks lembaga, Kena panah di lengan

Fransiskus Asso, mahasiswa, umur 18 tahun, alamat asrama Nayak, Kena panah dan alami luka di paha kanan

Novander kekry, pelajar umur 15 tahun, alamat Kamkey, Kena panah dan luka di paha betis kiri

Yosep wetipo, mahasiswa, umur 19 tahun, alamat asrama Nayak, Kena panah dan luka di paha kanan

Jayapura 01 September 2019

Mengetahui:

BADAN PENGURUS HIPMAJA

(Himpunan Pelajar Mahasiswa Jayawijaya)

 

ELIUS WENDA                                    MELIANUS ASSO
Ketua I                                                Sekretaris Umum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here