Sadar, Bersatu dan Melawan Balik..!

4
284

Monyet Baca Ini

MAJALAHWEKO, (OPINI) – Setelah kekerasan dan penghinaan di malang, Surabaya dan Semarang sejak 16-18 Agustus 2019, dan sekalipun rakyat serentak tolak rasis pada 19 Agustus 2019 kemarin, situasi kekerasan dan penghinaan terus berlangsung terhadap rakyat Papua di Indonesia.

Kemarin (20/8) serangan terhadap asrama Mahasiswa Papua berlangsung di Jakarta, Bogor, solo, Semarang, Jember, Ambon, dan Makassar.

Orang Papua tidak tenang dan terancam di berbagai tempat di Indonesia. Saat ini gelombang aksi rakyat Papua terjadi dimana-mana. Situasi Sorong, Manokwari, Bintuni, Fak-Fak, Kaimana, Wasior, Serui, Biak, Nabire, Yahukimo, Timika, dan Merauke terjadi berturut-turut. Rakyata spontan dan terorganisir turun jalan menyerahkan kemerdekaan sebagai solusi untuk hentikan rasisme Indonesia di West Papua.

Menanggapi itu, Jokowi dan semua petinggi NKRI anggap sepeleh semua penghinaan rasial dan penyerangan terhadap orang Papua di Indonesia. Mereka tidak tangkap pelaku oknum TNI dan Warga yang melakukan kekerasan dan penghinaan ras di malang dan Surabaya.

Sekarang mereka justru tutup jaringan internet di berbagai daerah di Papua dan mengiring pikiran kita rakyat Papua lewat semua media TV di Indonesia. Tujuannya jelas untuk tutupi kejahatannya, dan orang Papua di paksa berdamai dengan Indonesia sambil memelihara kejahatannya.

Rakyat harus tau, saat ini kita tidak hanya dihina tetapi tanah air kita dieksploitasi habis-habisan. Pemusnahan semakin laju. Migrasi pendatang semakin deras setiap hari. Hidup terancam habis di atas Negeri sendiri. PerlawananPerlawanan rakyat dan Bangsa Papua hari ini Jelas hanya kemerdekaan yang mampu menempatkan harkat dan martabat Bangsa Papua sejajar dengan bangsa-bangsa lain dunia.

Kami Bukan Monyet! Mari Berjuang Demi Hak Penentuan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Untuk Menghentikan Rasisme Terhadap Rakyat dan Bangsa West Papua..!

 

________________________________________

(KNPB & SEPAHAM)

4 KOMENTAR

  1. Beritakanlah kabar sukacita yang menghidupkan manusai yaitu Injil kerajaan Surga. Jangan sebarkan berita bohong supaya hal itu jangan kembali menimpamu, sebab apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituai…. siapa menabur kebencian, iakan menuai kebinasaan. Siapa menabur damai sejahtera, ia akan menuai hidup yang kekal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here