Harapan Dan Pemikiran Oleh Ausilius Youw Yang Calon Bupati Kabupaten Nabire 2020

0
290

Ilustrasi Goodle Kota Nabire-(Boas/MW)

Oleh : Ayzamids Boma

MAJALAHWEKO, OPINI – Pemimpin jaman global atau jaman modern pada kehidupan kini mesti sering kita melihat lebih banyak pemimpin di negara ini atau di wilayah Meepago ini tipenya merakyat dan mementingkan diri sendiri, pemimpin sekarang lebih mementingkan diri sendiri (egois) dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Tidak muda pemimpin yang benar-benar memperhatikan hak dan kebutuhan masyarakat (populitas) yang bisa melihat masyarakat menengah yang ada di Meepago atau Meuwodide.

Entah dia sebagai pemimpin dalam organisasi masyarakat, organisasi dalam bidang bisnis, organisasi pemerintahan, organisasi kepartaian atau organisasi yang terbesar di negara ini. Alih-alih memperhatikan masyarakat, pemimpin jaman sekarang lebih memilih memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, atau sebaliknya. Hal ini dapat dilihat dari begitu maraknya kasus korupsi (KKN) yang terjadi di negara ini pada kelayakan (pemerintahan di wilayah Meepago.

Dengan reformasi yang belum membawa perubahan untuk berarti dan hak bagi masyarakat luas. Malah sebaliknya masyarakat dihadapkan pada suatu kondisi yang sulit. Hal yang sama juga dirasahkan masyarakat di daerah Meepago atau daerah meeuwodide.

Di sektor kesejahteraan rakyat pada kemiskinan yang tinggi, biaya kesehatan dan pendidikan yang mahal, Kehidupan sosial politik yang tidak stabil, infrastruktur dan pengaturan yang semrawut, dan para pemimpin yang bermental ‘tempe’ adalah kepentingan-kepentingan yang mendorong masyarakat saat ini.

Namun tidak dapat dipungkiri adalah tentang alasan dan persyaratan yang menuntut pengaruh atas masyarakat terhadap pemimpin untuk meningkatkan degradasi. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab semuanya itu.

Salah satunya faktor adalah kegagalan para pemimpin dalam perjuangan yang tidak ada pemimpin yang cekat tanggap, dan tindakan dalam pertempuran masalah rakyatnya. Pemimpin yang membuat masalah rakyat yang dipimpinnya menjadi masalah sendiri, sehingga membawa daerah ini menuju masa depan yang tidak pasti. Pemimpin yang tidak mengerti hak rakyat kecil juga tidak mengerti kebutuhan rakyatnya.

Faktor lain adalah ketidak jujuran (integritas) pemimpin dalam kepemimpinan bangsanya atau daerahnya. Ketidak jujuran dapat menjerumuskan pemimpin dalam kubangan KKN, yang bisa merugikan dirinya sendiri dan rakyat banyak. Kecerdasan intelektual juga sangat menentang para pemimpin.

Seorang pemimpin yang tidak hanya menguasai bidang yang dipelajarinya, tetapi menguasai bidang yang bisa mendukung dia dalam menjalankan roda kepemiminannya, sehingga bisa diimplementasikan kedalam untuk kehidupan sosial bermasyarakat. Cerdas dalam berbagai hal sehingga bisa kritis, analisa, dan bisa membawa rakyat menuju perubahan yang lebih baik dari sebelumnya.

Kerinduan rakyat akan lahir sebagai pemimpin-pemimpin baru yang bisa menjawab dan memperbaiki semua situasi dan kondisi di negara ini serta di wilayah ini. Solusi tipe pemimpin seperti yang bisa menjawab dilema masyarakat yang bisa membawa perubahan dalam setiap aspek kehidupan ke arah yang lebih baik.

Rakyat sangat mengharapkan para pemimpin yang benar-benar cerdas, yang memiliki tanggung dalam hal apapun tugas pemimpin pada tanggung jawabnya, pemimpin yang jujur ​​(integritas), dan yang tidak kalah penting adalah pemimpin rakyat yang dapat menjawab kebutuhan dan memperjuangkan hak rakyat kecil.

Selain dalan tulisan Maimuye!!!
Di Meuwodide, paradigma kalangan birokrat dan palitikus pemerintah memikirkan tentang bagaimana teknis atau cara untuk mengambil anggaran APBD dan APBN sejauh ini, tetapi mereka belum sadar bahwa eksistensi kehidupan manusia (Rakyat jelata) papua yang hakikinya.

Sementara dalam pemerintahan Meepago, posisi dan kedudukan rakyat negeri kita telah berada dalam tirai penindasan secara halus dan bersistematis. Sekalipun memandang rupanya adalah orang papua, tetapi kinerjanya belum keprihatinan demi rakyat dan hakekat martabat orang papua, merekalah justru juga perpanjangan kaki tangan dari pemerintah pusat.

____________________________
Redaksi | MW
Penulis : Ayzamids Boma
Editor : Boas/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here