Penggunaan Dana Desa, Kepala Distrik Pan-Tim Tegaskan Harus Stabilitaskan Penanaman Kopi

0
398

Ilustrasi : Saat Pembagian Dana Desa, Pendamping serta Kepala Distrik Paniai Timur serakan Dana Desa kepada Kepala Desa-(Boas/MW)

MAJALAHWEKO, PANIAI – Kegiatan Penanaman Kopi yang bergerak dari Yapkema, di Distrik Paniai Timur akan merealisasi sesuai kerja. Kegiatannya akan kelola dari Dana Desa pada tahap 2019 ini. Untuk menjunjungkan kegiatan tersebut, Kepala Distrik Paniai Timur Alfred Yogi telah mengundang seluruh kepala Desa untuk mengetahui harapan kerjanya.

Kegiatan ini harus bekerja keras sesuai tugas kepada pemimpin Desa (Kepala Desa) dan kepada masyarakat yang ada setempat dari Distrik Paniai Timur. Kepala Distrik harap juga kepada Pendamping dari tingkat Distrik maupun dari tingkat Desa harus kontrol baik.

“Kepala distrik tegaskan, kepada hadir di apil pagi ini, kepala desa jangan ada kata-kata menjeleki kepada masyarakat, karena yang lain akan emosi. Dan dalam sambutan mengatakan juga, kepada Masyarakat, ketika kami memimpin hargai kami, sebab ini saatnya kami untuk jadi memimpin,” tegas Kepala Distrik pada hari Jumat, 02/08/2019 di halaman kantor Distrik Paniai Timur.

Kadang jadi lewen karena pembayaran honor tidak sesuai, sehingga anggota pengurus Desa biasa ribut sampai balai Desa jadi sasaran, Bila ada keributan oleh kahur atau RT harus lapor ke kami agar kami akan ganti tenaga yang lain, karena ini membatasi pembangunan kedepan untuk kita semua.

“Disela itu Yogi mengatakan, honor yang belum bayar selama ini harus terima, dan hari ini honor akan terima. Dan para pegawai negeri dari distrik yang biasa mengambil triwulan akan terima gajinya setiap bulan,” ungkapnya.

Semtara para pemimpin setiap Kampung yang sedang ambisi jabatan hanya karena melihat sisi kesalaan jangan kita harap, karena ini saatnya dia bekerja dan nanti ada saatnya untuk kita memimpin, kata Yogi dalam sambuta ketika ada isu hal tersebut.

“Namun untuk penggunaan Dana, semua jumlah untuk Anggaran pada tahun ini sekitar 60%. Yakni Dana Desa pada tahun ini sekitar (400,000,00 juta), jadi ada pemotongannya untuk Yapkema (70,000.00 juta), dan 20% dipotong untuk honor, jadi penggunaannya desa seperti itu,” pintanya.

Harapan untuk kedepan adalah untuk kita semua. Maka dari itu, diharapkan juga untuk soal dana desa urusan Kepala Desa Bendahara dan Sekertaris, tapi untuk honor jangan potong, tandasnya saat apil pagi di halaman kantor Distrik Paniai Timur.

“Selain itu, Kepala Desa Timida Yulius Gobai yang telah mempercakan penanaman (kopi) mengatakan, untuk harapan kedepan usaha (kopi) ini lebih besar, sebab kopi ini laku bagi keluarga karena ini jadikan minuman favorit saat berteduh dirumah baik itu siang hari maupun malam hari, sehingga kopi ini ada harapan besar untuk kedepan,” ucap Gobai kepada Wartawan.

Pembangunan akan lebih baik untuk kedepan, Kepala Distrik Paniai Timur akan terus berusaha sebaik mungkin lewat Dana Desa maupun Dana alokasi lainnya, karena ini memerlukan bagi masyarakat paniai yang ingin kampung harus maju dari ketinggalan jaman.

 

_________________________
Redaksi   | MW
Penulis    : Yobo Pogeipai
Editor       : Boas/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here