Rakyat Papua tidak Membutuhkan Pemakaran Provinsi dan Kabupaten Kota

0
1020
Foto: Sepi Wanimbo- Potret: Nuken/MW.

MAJALAHWEKO, WAMENA – Sepi Wanimbo, Ketua Pemuda Baptis Papua, mengatakan “Rakyat kecil di tanah Papua tidak membutuhkan namanya Pemakaran Provinsi dan Kabupaten kota. Tanpa Pemakaran Rakyat Papua, dulu saja selalu hidup Sehat, Aman, Sejahtera dan Damai. itu realita bukan bohon.

Menurutnya, rakyat Papua sudah mendapat kemerdekaan yang absolut. melalui, Kelahiran Yesus Kristus, Kematian Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus. Sebabnya Rakyat Papua itu Kaya, punya Tanah yang subur, Air yang bersih, Emas, Minyak, Ubi, Singkong, Keladi/Bete, Sagu, Kelapa, Ikan, Babi dan sayur – sayurang yang saya tidak sebut satu per – satu.

Adanya, Sumber Daya Alam ( SDA ). yang sangat luar biasah ini, rakyat Papua pasti bisah membangun rumah sehat, membiayai anak sekolah, dan saya yakin kebutuhan Ekonomi dalam rumah tangga tercukupi. Kata Sepi.

Baca Juga: Pemuda Baptis Papua Mendukung Penuh kepada DPRP Usulkan Bandara Sentani Berubah Nama Dortheys Hiyo Eluay

Saya bingung, Senior, Intelektual, Tokoh. yang setia dan rajin sekali berjuan tentang Pemakaran Provinsi dan Kabupaten Kota, ini untuk siapa? tanya sepi.

Lihat realita hari ini, terjadi di Papua hampir semua Kabupaten Kota di papua terjadi pertumpahan darah ” Artinya” pembunuhan secara Fisik, Terstruktur, Terprogram, dan teratur. ini membuat angka kematian Warga Papua semakin meningkat”.

Salah satu contoh ialah kasus di Kabupaten Nduga Papua. Pada 2 Desember 2018, sampai hari ini Keamanan Negara, TNI-Polri tidak berhenti – henti melakukan operasi Pengejaran rakyat Papua atas nama kepentingan Nasional.

Baca Juga: Otsus Identik Cucuran Air Mata dan Tetesan Darah

Rakyat Papua di Nduga terus mengalami korban dalam pertupahan darah, korban dalam Pelayanan Gereja, korban dalam Pendidikan dan korban dalam pelayanan Pemerintahan di tingkat distrik dan Kampung.

Di tegaskan Sepi “Perputaran Ekonomi hampir semua daerah di Papua di kuasai oleh orang pendatang/Non – Papua. Cpntohnya kasus di Kabupaten Lanny Jaya. Kios-kios dan Abang-abang ojek di kendalikan oleh Non – Papua.

Paling parah lagi Penduduk Non – Papua semakin hari semakin bertambah/meningkat, hampir setiap jam. melalu jalur, Kapal Laut dan Pesawat.

Sepi berharapan. Para Senior, Intelektual, Tokoh. tidak mengurus pemakaran. tetapi hatus melihat rakyat Papua dengan mata rohani, karena rakyat sedang menangis dan membutuhkan, Keadilan, Kebenaran, Kejujuran dan Kedamaian di Tanah Papua.

Ditegaskan, Para tokoh Papua, yang sedang dan setia berjuang, Pemakaran, Daerah Otonomi Baru (DOB), mulai hari ini, Stop, karena pemekaran tidak menguntungkan rakyat kecil.

Baca Juga: Menolak Keras Beasiswa Otsus Kepada Non Papua 2019

Menurut sepi, lebih baik berjuang tentang Diaog Papua – Indonesia yang di mediasi pihak ke tiga.

Sepi menyakinkan bahwa “Dengan adanya dialog pasti kerinduan, harapan dan doa rakyat Papua benar – benar akan terwujud Papua Bangkit dan Damai.

 

__________________________________________
Reporter: Nuken/MW
Editor: Redaksi/MW

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here