Pengakuan Kembalinya Telengga Gire yang Disebut sebagai Ajudan Goliath Tabuni adalah Permainan TNI-Polri

0
799
Semua angota TPNPB berada dalam garis komando yang jelas dan terorganisir. (Foto: Dok).

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Mengkalim Kembalinya ajudan Goliath Tabuni, Telengga Gire (30) bersama tiga rekannya Piningga Gire (25), Tikelas Tabuni (30) dan Perengga (27) ke pangkuan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang diterima oleh Dandim 1714/PJ, Letkol Inf Agus Sunaryo di Kampung Wurak, Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (8/6), dituding TPNPB/OPM (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka) sebagai rekayasa aparat.

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom mengklaim, Telengga Gire bersama tiga rekannya bukan militer TPNPB/OPM. “Semua angota TPNPB berada dalam garis komando yang jelas dan terorganisir.

Saya mau sampaikan mereka yang menyerahkan senjata itu bukan militer OPM. Mereka ini hanya di pinggir jalan. Jadi kami tidak pernah mengakui mereka, karena jalur koordinasi kami jelas dan angota kami ketahui dengan baik,” sebut Sebby Sambom, Senin (10/6).

Sebby Sambom juga menuding bahwa pengakuan kembalinya Telengga Gire yang disebut sebagai ajudan Goliath Tabuni bersama tiga rekannya adalah permainan TNI-Polri. Bahkan dirinya menyebutkan, rekayasa ini tidak memengaruhi eksistensi, komitmen dan semangat perlawanan TPNPB dalam memperjuangkan kemerdekaan Papua Barat untuk keluar dari NKRI.

Katanya ini adalah Telangga Gire yang mengaku diri sebagai Anggota OPM Goliat Tabuni

“Ini cari nama dan cari pangkat supaya diakui mereka hebat bisa tangkap anggota TPNPB. Kami TPNPB dan OPM prinsipnya tidak tanggapi itu. Kami tegaskan ini permainan yang sudah basi untuk naik pangkat dan cari jabatan di Papua,” sebut Sebby Sambom.

Soal pernyataan Telengga Gire yang disampaikan melalui Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi, yang kecewa dengan janji merdeka dari Goliath Tabuni, Sebby Sambom mengatakan, TPNPB/OPM tidak pernah menyampaikan janji seperti yang disebutkan.

Sebab menurutnya, kemerdekaan itu akan terus mereka perjuangkan. “Kita perjuangkan dan bukan janji-janji kepada anggota sembarang. Karena ini bicara kemerdekaan, bukan memberikan hadiah yang bisa dilakukan aparat Indonesia,” tambahnya.

Meskipun demikian, hingga kemarin Sebby Sambom mengaku belum mendapat informasi dari Goliath Tabuni terkait anak buahnya yang menyerah. Oleh sebab itu, Sebby Sambom masih menganggap kembalinya Telangga Gire bersama tiga rekannya ke pangkuan NKRI adalah rekayasa.

Dirinya menambahkan bahwa berbagai aksi penembakan yang dilakukan TPNPB selama ini bukan perang sesungguhnya. Karena aksi ini hanya bersifat menunjukkan eksistensi bahwa perjuangan Papua merdeka masih ada.

TNI yang bertugas di Papua. (Foto: Dok).

“TPNPB atau OPM tidak pernah perang dengan Indonesia. Penembakan selama ini bukan perang  yang sebenarnya. Ini hanya memberikan api semangat agar perjuangan ini tidak padam. Kami  punya manajemen yang jelas dan kami akan perang terbuka. Kami akan bilang mereka masyarakat sipil untuk keluar dan kita akan perang ini. Jadi TPN OPM belum perang,” koarnya. (Sebby S).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here