Deiyai Memanas Dengan Peluru Panas, 3 Orang Warga Sipil Kena Tembakan

0
774

Peluru senjata api telah tertusuk kepada 3 orang masyarakat sipil di Deiyai pada pekan Selasa kemarin masalah sudah jelang dua hari belum berenti-Boas/MW.

MAJALAHWEKO, DEIYAI – Penembakan senjata api SS1 dengan peluru besi telah tertusuk pada 3 orang masyarakat sipil di deiyai. Penembakan terjadi pada pukul 3.25, WT sore, waktu Indonesia timur di lapangan besar sepak bola di Deiyai.

Penembakan terjadi ketika salah satu warga meminta uang parkir kepada sopir angkut taxsi Paniai-Deiyai di lapangan sepak bola, karena sopir itu tidak terima baik untuk bayar parkir maka sopir itu angkat senjata dibawa kursi lalu tembak pada warga tukan parkir dibagian paha pada hari selasa 21 Mei 2019 kemarin.

“Amandus Yeimo mengatakan kepada warga setempat bahkan kepada pihak keluarga korban, dia kena peluru senjata api bukan karena dia sala, tapi yang sala adalah sopir intel itu yang sala, sebab untuk uang parkir sopir itu tidak bayar sesuai arga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Dinas terkait”, pintanya.

Mempertimbangkan penembakan oleh Intelijen Indonesia kepada warga sipil Deiyai, untuk terkena peluru senjata api adalah tukan parkiran di lintas Deiyai-Paniai. Pandangannya memang tidak manusiawi yang dilakukan oleh TNI-POLRI jadi? harus pelakunya diadili hukum.

Sementara, nama atas 3 orang yang terkena tembakan peluru senjata api dengan nomor senjata SS1 belum jelas kepada masyarakat lain, kepada keluarga korban masih evakuasi untuk memperjelas ketiga korban itu siapa-siapa, dan perlu harus jelas awal timbul masalah karena apa, supaya masalah bisa jelas.

Terkena peluru panas ialah masyarakat asli Deiyai. Namun antara korban, Amandus Yeimo mengatakan kepada Wartawan media ini, ada 3 orang warga Deiyai yang dapat terkena penembakan peluru panas yakni senjata api SS1, beber dia ketika berhadapan.

Selain penembakan yang dapat terkena peluru panas, satu orang sudah jelas identitasnya dan orang itu masih ada nafasnya, tapi  dua orang lain telah temukan dalam kondisi tak bernyawa, justru karena telah tertusuk peluru senjata api SS1.

Namun hal ini untuk informasi selanjutnya akan update di media online bahkan media cetak lainnya ketika suasana atau kondisi mulai reda, hal ini disampaikan oleh Amandus Yeimo kepada Media ini setelah ketemu di Deiyai depan kantor Bupati di tigidougida. (BMY)

🔥0

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here