Usia lebih dari 35 tahun menjadi Masalah Utama untuk CPNS tahun 2019 di Kab. Lanny Jaya

0
137

Oleh: Nuken K

Salah satu pencaker ketika mendaftarkan diri sebagai peserta CPNS 2019, di kantor Bupati Lanny Jaya. Foto: MW

MAJALAHWEKO, TIOM – Hingga hari ini, 16/05/2019, kendala yang yang di hadapi bagi para pencaker asal kabupaten Lanny Jaya Papua adalah, masalah usia yang sudah dibatasi oleh system BKN. 

Ketika kita cek NIK dan KK di system BKN, otomatis ditolak apa bila melebihi 35 tahun atau kurang dari 18 tahun, sehingga  orang tua yang sudah memiliki gelar S1 maupun S2, secara SDM siap dipake namun tidak bisah ikut peserta CPNS formasi 2018/2019 karena sudah dibatasi oleh system BKN.

Walaupun, sudah mengabdi lebih dari lima tahun menjadi guru Honorer SD, SMP, maupun SMA di setiap pedalaman maupun kota, juga tenaga Kesehatan maupun di Instansi lainnya, tetapi tidak bisah ikut CPNS tahun ini.

“Selama ini pemerintah tidak pernah ada pengangkatan, baik local maupun Nasional, sehingga diharapkan perekrutan CPNS kali ini harus ada formasi khusus bagi usianya melebihi dari 35 tahun sesuai formasi yang ada. Supaya mereka juga punya hak yang sama dengan yang lain.

Memang secara SDM siap dipake. Mereka sudah memiliki pengalaman yang baik, sehingga perlu ada tindakan dari pemerintah kabupaten Lanny Jaya.

Jika tidak demikian, maka mereka mau kemanakan, apakah tetap dipake tenaga pengajar, dan atau pekerjaan lain sebagai honorer lagi, tidak ada nasib jelas.

Sehingga berikan kesempatan untuk mereka yang usianya melebihi dari 35 tahun. Supaya mereka juga berhak untuk mengabdi sebagai warga Negara, mereka akan membangun Negeri hanya beberapa tahun saja, mengigat usia untuk pensiun semakin dekat. Dan akan mencetak SDM Lanny Jaya yang lebih banyak.

Penulis, Nuken Kogoya, S.H ( Pemuda Asal Kabupaten Lanny Jaya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here