Rakyat Pilih Meki-Okto Sebagai Bupati Paniai Karena Kita Cinta

0
550

MAJALAHWEKO, PANIAI – Saya sudah sedang mengikuti media sosial via akun facebook terkait pembangunan Kabupaten Paniai yang sedang diterapkan oleh Bapak Bupati baru Meki Nawipa dan Bapak Wakil Bupati baru Oktopianus Gobai yang sudah dilantik oleh Pak Gubernur Papua (Lukas Enembe) di Kantor Bupati Madi Paniai Papua. 

Mereka dua terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati dikarenakan masyarakat lokal kalau masyarakat setempat tidak terpilih mereka dua (Mek-Okto) sebagai O1 dan 02, maka mana mungkin mereka dua menjadi pemimpin di Kabupaten Paniai selam jelang dalam 5 tahun ini.

Masyarakat lokal dan mahasiwa Meepago memilih (Mek-Okto) sebagai Bupati dan Wakil Bupati karena kita cinta, gaya kepemimpian mereka berdua dan itu waktunya untuk mereka berdua, jadi jangan banyak comment di media sosial yang sifatnya negative development.

Tulisan essai singkat ini, karena di akun Group (KABAR PEMDA PANIAI) menunjukan bahwa banyak mahasiswa Meepago memberikan sebuah kritikan yang sifatnya negative development for Paniai kepada kedua pemimpin yang kita telah memilih sebagai 01 dan 02 selama 5 tahun kedepan untuk menjadi pemimpin pada hal pandangan masyarakat setempat kepada mereka dua adalah pemimpin yang hebat for Kabupaten Paniai.

Saya sudah ikut medsos bahwa yang sudah banyak komentar kepada (PEMDA PANIAI) dibawa pimpinan Meki Nawipa dan Oktopinus Gobai yang sifatnya negative development melalui Group Kabar Pemda Paniai adalah kebanyakan mahasiswa/I, saya mau menyatakan bahwa ini tidak benar sebagai mahasiswa/I intelek, sekarang ayolah ini jadikan pembelajaran buat kalian dengan saya sebagai generasi penerus untuk Paniai pada khusunya dan pada umumnya Papua kedepan yang kita cintai sebagai anak-anak pribumi Papua.

Namun termasuk saya, kita sebagai mahasiswa/I harus punya banyak konsep dalam segala hal untuk memimpin Papua kedepan. Ingat sebagai mahasiswa/I jangan terlalu banyak kritik yang sifatnya tidak supportif dan sugestif kepada (PEMDA PANIAI) dibawa pimpinan Mr. Meki Nawipa dan Oktopianus Gobai.

Kalau mahasiswa mau kritik haruslah intelek yang sifatnya kepentingan umum, jangan sampai kita sudah melakukan sebuah kritikan kepada (PEMDA PANIAI) dalam pembangunan Paniai lalu kita saja otak kosong (ini pembelajarn kita).

Dan kita sebagai tulang punggung Paniai Papua kedepan, ayolah dengan sadar mengetahui bahwa tipe-tipe kepemimpinan setiap orang itu berbeda sehingga ingat tipe kepemimpinan apa yang anda dengan saya akan miliki untuk membangun Paniai khususnya pada umumnya Papua kedepan.

Saya sudah banyak baca status via akun fb dari kalangan mahasiswa/I (Mee), kalian sudah janji kepada Tuhan, jadi Tuhan akan tuntut kalian punya janji ketika anda dipercayakan sebagai pemimpin Papua kedepan, tapi kalau hanya kritk yang sifatnya tidak mendukung dalam pemabangunan Paniai lebih bagus stop dan kasih saran yang sifatnya positive development for Kabupaten Paniai.

Ayolah kita sama-sama belajar yang namanya kualitas kepemimpinan, konsep-konsep kepemimpina, prinsip-prinsip kepemimpinan biar kedepan Papua menjadi bagus seperti yang kita inginkan jangan belajar kritk terlalu banyak.

Ini penting sekali kalau kritik yang tidak terbangun kepada (PEMDA PANIAI) maupun daerah lain di Papua, kita harus marah kepada kita punya orang tua karena pemimpin-pemimpin Papua dipilih oleh rakyat itu sendiri atau kita punya orang tua jangan sampai kita marah kepada pemimpin-pemimpin Papua karena salah memimpin pada hal kita yang pilih mereka sebagai pemimpin Papua mulai dari DPRD sampai Gubernur.

Dengan hal ini, Teman-teman saya punyu ide pada kritik bahwa cobalah harus kritik masalah kemanusiaan ini sampai sekarang belum diselesaikan menurut saya kritk itu harus jago Paniai dan seluruh Papua masalah-masalah kemanusiaan sampai sekarng ditutupi dalam penyelesainnya dibawa kepemimpia Presiden RI Joko Widodo.

Penulis : Yohanes Tenouye
Editor : Boas Yoni M. Yogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here