Theo Hesegem: Saya Dituduh Menyampaikan Berita Bohong

0
929

MAJALAHWEKO, WAMENA – Pembela Ham Internasional, Direktur Eksekutif, Theo Hesegem mengatakan “Foto saya di media ini di edit oleh orang-orang yang tidak senang dengan saya, atau orang-orang yang tidak senang dengan kerja-kerja pembela ham di Papua, tak seorang pun yang wawancara dengan saya, tetapi tanpa sepengetahuan saya berita ini di tulis dan di muat dalam media abal-abal atau media yang tidak jelas ini, saya dituduh menyampaikan berita bohong, terkait dengan tulisan saya tentang situasi ham, tetapi tidak ada masalah bagi saya. (Baca beritanya: Klik Disini)

“Saya hanya menulis artikel ini, dan hanya mau sampaikan ke dunia Internasional bahwa di Papua ada media abal-abal, bagi dia yang menulis saya tidak menyalahkan sedikitpun untuk dia, tetapi saya sebagai orang kristen hanya akan mendoakan bagi dia yang mengedit foto saya ini, semoga dia umur panjang, dan Tuhan memberkati dia”.

“Saya juga tidak mau marah dia, karena dia juga punya hak untuk menulis,menulis dan menulis tulisan dalam bentuk apapun, tetapi anda perlu ketahui bahwa, saya sudah melaporkan ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahwa pembela ham di Papua selalu dicap sebagai OPM dan Separatis”.

Berikut Surat dari Theo Hesegem Ketua Dewan Pers 

Kepada Yth: 

Ketua Dewan Pers 

Di 
Jakarta
Dengan hormat,

Salam dan hormat saya terkait dengan berita yang saya kirim di atas ini, perlu untuk di klarifikasi oleh Dewan Pers di jakarta.

Adanya berita yang tidak jelas dan editan-editan foto seperti saya di atas semuanya tidak jelas. saya tidak pernah di Wawancarai, oleh media ini sebagai narasumber, tetapi juga dengan adanya media abal-abal seperti ini, orang papua akan tidak percaya terhadap media-media. Oleh karena itu kedudukan media ini di Papua perlu untuk dicek kembali, termasuk legalitas dan semua dokumenya. 

Karena akan membawah nama buruknya Dewan Pers Indonesia, Dewan pers juga perlu ketahui bahwa di papua banyak media-media siluman. Oleh karena itu semua ini harus di cek kembali. Saya menyurat Dewan Pers agar keberadaan media tersebut sangat tidak jelas. Terima kasih ataa pengertiaanya

Media abal-abal ini, menghancurkan dan membatasi pembela ham untuk bergerak dengan bebas di atas tanahnya sendiri. Dan merusak nama baik pers indonesia di mata dunia.

Salam saya

Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua YKKPM

Pembela ham internasional

Direktur Eksekutif

 

Theo Hesegem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here