Hampir 90% rakyat Indonesia Menjadi Buta Hati, Buta Mata dan Buta Pikiran

0
1359
Dr.Socratez S.Yoman, M.A (Presiden Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua)

MAJALAHWEKO, – “Dalam konteks West Papua, Penguasa pemerintah Indonesia,  TNI-Polri  selalu kontrol media  elektronik, cetak, TV dan Radio  dengan ketat dan mereka menyampaikan informasi-informasi tentang West Papua sejak tahun 1961 penuh kebohongan, penipuan dan menampilkan rakyat West Papua ialah orang-orang jahat yang melawan Indonesia.

Proses pendidikan yang penuh kebohongan berlangsung selama 58 tahun. Dalam proses waktu yang cukup panjang itu, dalam pikiran dan hati rakyat Indonesia dimasukkan berita-berita yang tidak benar,  tidak adil dan tidak sesuai dengan kenyataan dalam hidup bangsa West Papua.

Akibatnya, hampir 90% rakyat Indonesia menjadi buta hati, buta mata dan buta pikiran tentang persoalan yang sesungguhnya.

Puji TUHAN, belakangan ini, pemerintah Vanuatu dan Negara-Negara Pasifik memainkan peran penting dan sedang mendidik dan mengajar rakyat Indonesia dan komunitas global  tentang apa yang sebenarnya ada di West Papua. Yang jelas dan pasti:

Sesuatu yang dibangun diatas kebohongan, ketidakbenaran, ketidakadilan, kekerasan dan kejahatan tidak pernah berumur panjang. Maka, pada saatnya: Rakyat dan Bangsa West Papua akan menyampailan Goodby Indonesia. Are you believe it or not. We wait and see.”

(Penulis: Gembala Dr. Socratez S.Yoman). Ita Wakhu Purom, 1 Februari 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here