Tuntutan Penarikan Militer adalah bagian dari Upaya Penyelamatan Rakyat Nduga

1
1396

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Anggota DPR Papua dan Gubernur itu di pilih oleh rakyat. Bukan jabatan penunjukan oleh Presiden atau Menteri Dalam Negeri atau oleh Panglima TNI dan Kapolri. Kata Laurenzus Kadepa, Anggota DPR papua melalui surat kabar elektronik yang di terima media Majalahweko.

Tuntutan penarikan militer dari Nduga Papua adalah aspirasi murni rakyat. Rakyat ingin merayakan Natal dengan aman. Rakyat tahu korban akan bertambah jika pihak militer masih ada. Sangat tidak mungkin kami mengabaikan aspirasi rakyat kita.

“Saya pikir pernyataan kami tidak menantang UUD 1945 atau aturan apapun yang berlaku”. Uyar Kadepa.

Ia mengatakan “Tuntutan penarikan militer adalah bagian dari upaya penyelamatan rakyat Nduga. Rakyat Nduga adalah warga negara Indonesia yang harus kita selamatkan dari ancaman apapun, entah dari kehadiran TNI Polri, TPNPB atau kelompok manapun.

Semuanya tergantung Presiden atau Mendagri mau menuding kami telah melakukan pelanggaran serius dan diancam jabatan Gubernur dan Anggota DPR di cabut ya bagi saya sangat siap. Silahkan.!!

“Saya minta seharusnya pemerintah pusat hormati Gubernur, DPRP dan MRP karena Papua satu provinsi di Indonesia ada dalam status Otonomi Khusus”. Katanya.

Apa jadinya NKRI harga mati di Papua kalau semua kebijakan dan permintaan pejabat daerah terus dipolitisir”.?

Editor: Nuken/MW.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here