Sebanyak 132 orang Ditankap Polisi di Papua

0
1226

“Dalam memperingati hari HAM se dunia 10 Desember 2018.” Menamba catatan matinya demokrasi di Tanah Papua.

KNPB : Demokrasi Indonesia Bukan Untuk Orang Papua

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – 10 Desember 2018 . Aksi demo damai memperingati hari HAM sedunia pada tanggal10 desember 2018 yang di mediasi oleh Komite Nasional Papua Barat KNPB di seluruh tanah Papua sorong sampai merauke diwarnai dengan penagkapan, Pembubaran paksa, pemblokadean dan pemukulan di beberapa wilayah di Papua.
Aksi peringati hari HAM sedunia di tanah Papua dikodinasikan oleh KNPB itu dilakukan dengan Thema Nasional : PAPUA ZONA DARURAT HAM DAN DEMOKRASI DI TANAH PAPUA SOLUSI BERIKAN HAK PENENTUAN NASIB SENDIRI BAGI RAKYAT PAPUA MELALUI REFERENDUM
Penangkapan terhadap aktivis KNPB dan rakyat Papua terjadi di Timika dan Merauke, khusu di merauke 41 orang diataranya 2 orang anak masing –masing usia satu tahun satunya 4 tahun bersama 39 orang dewasa. Penangkapan di merauke terjadi pada pada pukul 09.20 WPB tempat di …………………………Nama nama yang ditangkap dan kornologis lengkap akan menyusul kemudian setelah semua di pastikan.
Pada saat penagkapan ada aktivis KNPB wilayah Almasuh Merauke di pukul aparat kepolisian dan sejumlah barang seperti pamphlet megaphone dan spaduk serta atribut lainya disita polisi.
Sedangkan di timika 90 orang ditangkap yang ditangkap polisi pada pukul 08.00 tempat timika indah. Ketua I KNPB wilayah timika Yanto Arwekion mengatakan sesuai dengan surat pemeberitahuan yang kami layangkan kepada kepolisian bahwa KNPB timika akan mediasi rakyat wilayah Timika untuk lakukan aksi demo damai tujuan kantor DPRD timika.
Sehingga pada pukul 07.00 Masa aksi kumpul di kantor KNPB wilayah timika jalan Freeport Lama komplek kebun siri Timika. Setelah masa aksi kumpul kami langsung bergerak dari dari kantor menuju kantor DPRD timika dengan jalan kaki atau long mack. 

Dalam perjalan Aparat kabungan TNI polri menghadang masa aksi dan melakukan penagkapan terhadap 90 orang . 90 orang yang yang ditangkap tersbut ada yang dipukul aparat kepolisian pada saat penagkapan. Polisi juga menyita sejumlah barang milik masa aksi seperti megaphone, pamphlet, spaduk hp dan perangkat aksi lainya. Penagkapan di timika inda terjadi tepat pukul 08.25 menit setelah aparat menghadang masa aksi.
Berikut nama yang ditangkap .

1) Eman Dogopia (Koordinator lapangan Suku Mee)
2) Meri Mote (Mee)
3) Yance Tenouye (Mee)
4) Penehas Nawipa (Me)
5) Wenas Kotouki (Mee)
6) Niko Sada (Biak)
7) Yeheskiel Waita (Kaimana)
8) Yohana Kobogauw (Moni)
9) Seni Tenouye (Mee)
10) Marci Nawipa (Mee)
11) Aleks Anouw (Mee)
12) Hengki Douw (Mee)
13) Frans Kotouki (Mee)
14) Ulis Wetipo (Dani)
15) Efesus Hisage (Dani)
16) Atimus Aspalek (Dani)
17) Yopi Esema (Dani)
18) Ariana Magai (Damal)
19) Anthon Osei (Asmat)
20) Kiwoni Ererak (Dani)
21) Benny Erepore (Dani
22) K iwoni Ererak (Dani)
23) Olince Waine (Mee)
24) Ima Waine (Mee)
25) Deky Nawipa (Mee)
26) Derek Tekege (Mee)
27) Yosina Tekege (Mee)
28) Hosea Giyai (Mee)
29) Otniel Tebai (Mee)
30) Maksi Hesegem (Dani)
31) Lukius Tabuni (Dani)
32) Lina Gobai (Mee)
33) Habakuk Gobai (Mee)
34) Olina Jagani (Moni)
35) Otopince Kamo (Mee)
36) Gerson Osei (Asmat)
37) Mesak Osei (Asmat)
38) Pelipus Sondegau (Moni)
39) Ham Sondegau (Moni)
40) Nopelinus Sondegau (Moni)
41) Delpian Dimi (Mee)
42) Oto Waine (Mee)
43) Derek Tekege (Mee)
44) Emi Edowai (Mee)
45) Olis Giyai (Mee)
46) Paustina Douw (Mee)
47) Lukas Boma (Mee)
48) Kris Waine (Mee)
49) Alpons Boma (Mee)
50) Ham Tenouye (Mee)
51) Elius Wenda (Dani)
52) Esprat Hisage (dani)
53) Viktor Hisage (Dani)
54) Tresia Pekei (Mee)
55) Yopinus Diwitau (Moni)
56) Yerom Abugau (Moni)
57) Melianus Tenouye (Mee)
58) Kas Endamai (Moni)
59) Dina Uaga (Dani)
60) Paulina Wanimbo (Dani)
61) Pelipus Tabuni (dani)
62) Yuri Kogoya (Dani)
63) Luky Siep (Dani)
64) Roby Kogoya (Dani)
65) Yosina Lokobal (Dani)
66) Gores Nasia (Dani)
67) Yafet Murib (Damal)
68) Deky Kogoya (Dani)
69) Urbanus Kossai (Dani)
70) Mesak Hosei (Asmat)
71) Ima Gobai (Mee)
72) Gubernur Wenda (Dani)
73) Trinus Fabika (Dani)
74) Septon Asmurib (Sorong)
75) Yakob Rumrapok (Biak)
76) Nokodemus Kowip (Muyu)
77) Zet Eropele (Dani)
78) Oktovianus Dimi (Mee)
79) Sem Murib (Damal)
80) Oktovianus Gobai (Mee)
81) Sem Murib (Damal)
82) Stepen Haluk (Dani)
83) Resah Haluk (Dani)
84) Roby Hai (Sorong)
85) Yulianus Dimi (Mee)
86) Marthen Rekabea (Nduga)
87) Alin Gobai (Mee)
88) Marthen Enggalsie (Nduga)
89) Musa Kayame (Mee)
90) Ishak Wetipo (Dani)
91) Yustinus Pigome ( Mee ) 
92) Osea pigome ( Mee )
94 ) Aberaham Gobai ( Mee ) 
95 ) Rikal Rumansara ( Biak )
96 ) Gerson Ukago ( Mee )

Sementara itu demo peringati hari HAM se dunia di jayapura diwarnai dengan pemukulan pembubaran paksa dan pembolokade masa aksi di beberapa titik kumpul tersebar di kota Jayapura.
Aksi peringati hari HAM di kota jayapura yang dikordinir oleh KNPB itu tujuan aksinya di kantor DPRP porovinsi Papua namun polisi tidak diberikan akses sedikit pun dan semuanya diblokade dan ada yang dibubarkan.
Ada sekitar 11 titik masa aksi yang ditetapkan semunya di blockade dan ada yang dibubarkan paksa. Masa aksi bergerak dari titik masing –masing pada pukul 09.00 Wpb menuju titik kumpul masa seperti Expo, Perumnas III depan kantor pos abe, gapura uncen atas, Gapura Uncen Bawah dan beberapa perguruan Tinggi swasta mapun negeri juga ikut ambil bagian.
Beberapa titik atau sector mengerakan masa aksi diblokade dan dibubarkan adalah, masa aksi tanah hitam, kamkey dan dari Kampus Stikom Muhamadya dibloke dan semua semua prangkat aksi disita polisi.
Kemudian masa aksi dari asrama mimin, jalan biak dan linggaran abe aparat kepolisian memblokade jalan sejumlah perangkat aksi dan HP disita oleh kepolisian.
Masa aksi di depan kantor pos abe dububarkan dan sejumlah parangkat aksi disita aparat, akhirnya masa kumpul kembali di depan Uncen bawah Abepura. Kemudian masa aksi dari di terminal expo waena masa aksi dipukul dan sejumlah prangkat aksi dan HP milik masa disita polisi
Sedangkan masa aksi dari buber waena dibubarkan paksasemua perangkat aksi dirampas oleh polisi dan kordinator aksi sector wuka Hosea Yeimo dan beberapa aktivis KNPB sector dipukul. Sementara itu masa aksi di daerah Perumnas I, Perumnas II diblokade .
Masa aksi dari kamwolker, asrama uncen unit satu sampai unit, enam dan asrama rusenawa begreak ke perumnas III waena diblokade. Kemudian masa aksi dari univercitas Cendrawasih dikordinir fakulas FISIP dan fakultas Hukum, ekonomi mipa dan teknik diblokade oleh polisi di gapura Uncen atas perumnas III Waena.
Masa aksi dari uncen atas dan masa aksi dari kamwolker serta asrama uncen bergabung di putaran taksi perumnas III bergerak menuju ke abepura namun diblokade kepolisian diblokade putaran taksi perumnas III. Semua titik masa diblokade akhirnya masa aksi perumnas III bertahan duduki putaran taksi. Kemudian masa aksi uncen bawah bertahan di uncen bawah dan di linggaran abe bertahan di abepura.
Karena semua tempat diblokade akhirnya kordinator lapangan Cobabe wnimbo kordinasikan kembali setiap kordinator aksi di titik kumpul masa untuk kumpulkan kembali masa aksi dan smuanya menuju putaran perumnas III wena. 
Pada pukul 12.00 WPB masa aksi dari expo dan buber kumpul kembali bergerak menuju perumnas III waena melintasi jalan belakang waena kampung tembus perumnas II dan berhasil bergabung putaran taksi perumnas III. Selanjutnya masa aksi dari perumnas dua perumnas satu berhasil tembus blockade aparat dan berkabung .
Kamudian masa aksi merpati asrama, liboran USTJ, uncen bawah long mach menuju perjumnas III namun diblokade lagi oleh polisi di depan hola pelaza ale-ale. Sedangkan masa aksi di linggaran abepuran bergerak dari linggaran menuju perumnas III juga di blockade di hola plaza. Di depan tokoh hola plaza polisi memukul sejumlah aktivis dan masa aksi oleh polisi lalu masa diblokade dalam tokoh hola plasa dan pitu masuk took dituup oleh polisi.
Akhirnya sebagian masa aksi terpencar berhasil lolos dari bolokade aparat cari jalan utuk bergabung di perumnas III . sementara masa dikunci dalam halaman tokoh hola plaza polisi akut paksa dengan dalamas diturunkan di expo dan dibubarkan paksa. Setelah itu masa tepencar lalu kumpul dalam anjungan expo dan lewat belakang bergerak naik berkabung di Perumnas III dan yang lain cari jalan masing –masing ke perumnas III. Sedangkan masa aksi kamkei tanah Hitam, dan stikom terpencar bergabung dilinggaran dan terpencari lalu bergabung di perumnas III waena.
Setelah semua mas aksi kumpul di putaran taksi perumnas III pada pukul 13.00 WPB masa aksi kumpul di perumnas III waena lakukan orasi-orasi politik adan orasi HAM dari berbagai perwakilan organisasi maupun dari mahasiswa beberapa perguruan tinggi yang ada di jayapura.
Semua orasi –orasi ketua umum KNPB pusat Agus kossay menyampaikan orasi politik dan membacakan stekmen politik. Dalam aksi demo tersebut yang menjadi tuntutan adalah

Segera kembalikan hak politik bangsa Papua Barat

Segera tutup semua perusahaan asing yang ada diatas wilayah teritori Papua Barat

Segera menutup penjualan minimana keras yang merupakan bisnis militer Indonesia di west Papua terus mamusnakan orang asli Papua

KNPB serukan segera moblisasi umum seluruh tanah air Papua Barat menuju mogok sipil demi agenda Hak penentuan Nasib sendiri melalui referendum

Segera tarik militer organik maupun non organik dari wilayah teritori Papua Barat sorong samapai merauke.
Setelah aksi ketua umum meembacakan politik pada pukul 16.50 WPB masa secara tertib membubarkan diri ke rumah Masing-masing.
Aksi peringati Hari HAM sedunia dimediasi oleh KNPB di papua dilakukan di berbagi kota di Papua, Manokwari aksi dilakukan di kantor DPR. KNPB wilayah sorong aksi dilakukan di kantor DPR dalam pengawalan ketat aparat. KNPB wilayah fak-fak aksi memperingati hari HAM dilakukan di sekertariat KNPB wilayah fakfak
KNPB wilayah timika, dibubarkan Paksa dan 90 orang ditangkap, sementara di Merauke 42 orang ditangkap diantaranya dua orang anak. Masa aksi yang ditangkap di merauke dan di timika dipulangkan kembali sore hari. Kemudian di beberapa wilayah seperti Biak, nabire paniai, dogiyai, wamena yalimo yahukimo lani jaya pengunungan bintang aksi dilakukan g-masing.
Peringati hari HAM sedunia ini di papua menunjukan ruang demokrasi masih masi dibunggam dan lema perlindungan terhadap HAM di tanah Papua. Pemblokadean di berbagai kota di Papua lebih khusus di jayapura mengakibatkan semua akses atau aktivitas lumpu. Tidakan kepolisian memblokade jalan mengakibatkan tergganggu arus lalulintas dan mengorbankan para sopir taksi dalam kota mengganggu aktifitas dan mengorbankan hak orang lain . kepolisian republic Indonesia sendiri yang melanggar undang-udang dan memisahkan rakyat Papua dari NKRI dan menciptakan jurang pemisah akhirnya orang papua tidak pernah meras diri bagian dari Indonesia.

Dalam aksi damai rakyat Papua ini sedikitnya 131 orang Papua ditangkap aparat kepolisian dari kepolisian. Demikian lapran singkat Aksi Perayaan Hari HAM seduna 10 desember 2018.

Hormat kami
Ones Suhuniap 
Jubir Nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here