Umat Baptis Wamena mengelar Ibadah Akbar, Memperingati Hari Injil masuk 62 Tahun (1956-2018) di Lembah Balim Wamena Papua

1
566

MAJALAHWEKO, WAMENA, – Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGBP) Wilayah Wamena mengelar Ibadah Akbar, dalam rangkah memperingati hari Injil masuk 62 Tahun (1956-2018) di Lembah Balim Wamena Papua. Minggu, tanggal 28 Oktober 2018.

Ibadah Akbar ini sekaligus mengelar Acara Pembaptisan dengan Jumlah peserta 112 orang. Jumlah ini melebihi dari sebelum-sebelumnya. Acara ini dilaksanakan di halaman Gereja Baptis Walani. Minggu, 28/10/2018.

Ribuan jemaat dapat hadir terdiri dari enam rayon kota wamena dan simpatisan dari gereja Kemah Injil , Gidi dan beberapa denominasi Lainnya. Minggu, 28/10/2018.

Turut hadir Presiden Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGBP) sebagai pembicara dalam acara ini. Dengan Tema khotba: “Baptisan Air dan Baptisan Roh”.

Presiden Baptis dalam khotbah mengajak seluruh umat Tuhan percaya Kristus supaya semua masuk surga. Menurutnya tidak ada jalan lain selain percaya Yesus Kristus. “Selama ini saya berdoa itu, supaya Umat Tuhan di seluruh tanah Papua tidak ada yang masuk Neraka”.

Beliau contohkan Bangun Gedung Gereja besar-besar lalu bunuh Babi besar-besar dan banyak-banyak itu tidak ada jaminan untuk kita masuk surga, minta maaf. Berbuat baik juga tidak ada jaminan, tetapi bagaimana kita menjadi serupa dengan Kristus, percaya kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi karena kristus mengatakan “Akulah jalan dan Kebenaran dan Hidup, tidak ada orang datang kepada Bapa kalau tidak Melalui Aku”. (Yohanes 14: 6).

Boleh kita mengkorbankan babi atau apapun itu sebagai kita orang percaya tetapi jangan hati anda pada harta benda itu, tetapi hati kita tetap pada kristus, itu Amin.

Orang Baptis hari ini harus berupa, era sudah beruba hari ini, jemaat hari ini ada didalam era Globalisasi, era Modernisasi, terus beruba dan berkembang, oleh sebab itu jemaat baptis harus beruba.

Pada kesempatan ini, kaya Dr. Yoman, “kita sudah enam pulu dua tahun. Bagaimana orang baptis menyelamatkan umat Tuhan di seluruh Tanah Papua, orang Papua hari ini banyak yang mati, Mati karena ditembak oleh TNI/POLRI, mati karena orang ditabrak, minuman-minuman keras dimana-mana. Mati karena HIV/IDS.

Orang baptis harus selamatkan Papua dari sorong sampai samarai. Saya mau katakan, para sarjana umat Baptis hari ini, jangan korbankan umat Tuhan dengan kepentingan sesaat.

Usai ibadah Akbar memperingati hari Injil masuk 62 Tahun (1956-2018) di Lembah Balim Wamena Papua. Minggu, tanggal 28 Oktober 2018. Acara melanjutkan dengan Acara pembaptisan dengan Jumlah peserta 112 orang. Jumlah ini melebihi dari sebelum-sebelumnya. Dan dengan dilanjutkan acara perjamuan kudus yang disiapkan oleh Badan Pelayan. (Nuken/MW).

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Ohekogoyanak Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here